Bulog Berjanji akan Membeli Gabah Petani Ngawi

Padinya Subur Harganya Ajur, Sawah subur di daerah Bringin. Foto-Alfa


Masa panen tahun ini yang sudah berlangsung di sebagian besar wilayah Ngawi membuat para petani ketar – ketir dengan anjloknya harga gabah. Bahkan sudah banyak para petani yang menjual gabah panenan mereka dengan harga yang sangat rendah. Kegalauan petani Ngawi akan harga gabah ini sempat mencuat di media sosial dengan istilah Padinya Subur Harganya Ajur.

Dalam kesempatan lain, Jumat 10/02, Bupati Ngawi, Kanang, menyatakan sikapnya bahwa dalam kondisi seperti ini Bulog harusnya mampu menstabilkan harga. Setidaknya Bulog bisa mensiasati dengan strategi yang lebih pas untuk mengatasi kondisi ini, katanya.

Pihak Bulog Sub Divre IV Madiun, Jawa Timur menyatakan telah siap melakukan penyerapan gabah kering dari para petani di wilayah Ngawi dan juga Madiun. Kepala Bulog Sub Divre Wilayah IV Madiun, Antok Hendriyanto menuturkan, penyerapan atau pembelian gabah dari petani sudah dilakukan sejak seminggu yang lalu.

Bulog Berjanji akan Membeli Gabah Petani Ngawi, selama gabah yang dijual memenuhi kualifikasi dan kualitas yang dipersyaratkan Bulog serta ketentuan harga yang ditetapkan pemerintah.

Harga beli Gabah Kering Panen (GKP) Bulog dari para petani adalah Rp. 3.700 per kilogramnya. Harga tersebut untuk gabah yang mengandung kadar air maksimum sebesar 25,0 persen dan hampa/kotoran maksimum 10,0 persen.

Berdasarkan informasi kami terima, Bulog telah mnyerap sebanyak 40 ton gabah dari petani di Kecamatan Kwadungan dan Pangkur, Kabupaten Ngawi. (cse)

Related Post

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

Tentang Redaksi

KampoengNgawi

KampoengNgawi merupakan media bebas yang menampilkan informasi seputar Ngawi dari semua sektor dan kondisi yang ada di Ngawi dan semua hal yang terkait dengan Ngawi.

Kirim press release, artikel, liputan, jadwal event ke:
redaksi[at]kampoengngawi.com