Taman Bambu Air Waduk Sangiran

Taman Bambu Air Waduk Sangiran. Foto-Nunik


BRINGIN – Menjadi target tujuan wisata yang potensial memang terus dikembangkan oleh beberapa kawasan wisata yang sudah lama ada di Ngawi. Tentunya untuk mendukung program Ngawi Visit Year 2017 semua berlomba – lomba untuk mempercantik diri sekaligus melakukan optimalisasi.

Seperti halnya yang dilakukan oleh Karang Taruna Desa Sumberbening, Kecamatan Bringin ini. Adanya Waduk Sangiran yang berada di desa Sumberbening ini menurut Kepala Desa Sumberbening, Hanif Hermawan memang sangat potensial untuk dikembangkan.

Hanif mengajak Bina Taruna, nama dari Karang Taruna Desanya untuk memoles Waduk Sangiran menjadi destinasi wisata yang menarik sekaligus bisa menambah pendapatan desanya.

Taman Bambu Air Waduk Sangiran, inilah yang dibuat oleh tim yang dibawah naungan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Sangiran Berseri untuk menarik para wisatawan menikmati eksotisnya waduk pondok.

Taman yang mengapung di tengah waduk ini terbuat dari bambu dengan kreasi yang unik berupa gapura bambu lengkap dengan kursi bambu dan hiasan tanaman serta sepeda diatasnya. Selain untuk swa foto (selfie) lokasi ini juga bisa digunakan sebagai lokasi pre wedding.

Untuk menuju taman bambu air ini, pengunjung terlebih dahulu harus naik perahu dengan tarif Rp. 20.000 , bisa untuk 6-7 orang, sedangkan tarif per per orangnya adalah Rp. 3000. Pengunjung bisa berfoto dengan asyik di atas taman bambu air ini dengan segala gaya yang mereka inginkan.




Menurut Sutiyono, Ketua Karang Taruna Desa Sumberbening, wahana ini akan ditambah terus untuk melengkapi taman bambu air.

“InsyaAlloh akan dikembangkan beberapa spot untuk mendukung taman ini, seperti kita akan membuat sebuah pulau di tengah waduk lengkap dengan taman yang asri, kita akan namakan dengan Pulau Cinta,” terang Sutiyono.

Sutiyono menambahkan, selain bisa berfoto selfie di Taman Bambu Air Waduk Sangiran, pengunjung juga bisa memanfaatkan perahu untuk berkeliling waduk dengan biaya Rp. 60.000. Pun juga bagi anda yang hobbi memancing, bisa langsung sewa perahu sendiri dengan harga Rp. 120.000.

Sementara itu Tukiman, Ketua Bumdes menyampaikan bahwa semua operasional dari wahana wisata di Waduk Sangiran ini sepenuhnya dikelola oleh Bumdes dan akan terus dikembangkan hingga semakin memarik.

Untuk menuju Waduk Sangiran kamu bisa masuk dari Desa Jatipuro Kecamatan Karangjati (Jalan Raya Ngawi – Caruban km 25) dari situ masuk ke Utara. Selain itu juga bisa dari Jembatan Kantor Pos Dusun Bangon Desa Karangjati ke Utara hingga masuk desa Sumberbening. Kurang lebih 2 km ada persimpangan pertigaan Pasar Kecil atau warung – warung Sumberbening ambil jalan kanan 50 meter menikung kekiri atau ke Utara lurus kurang lebih 1 km.

Yuk berkunjung ke Taman Bambu Air Waduk Sangiran silakan berfoto sepuasnya dan tentunya unggah di sosial media untuk mengenalkan Ngawi kepada dunia. Jangan lupa, tetap jaga kebersihan dan selalu mengutamakan keselamatan. (alfa/cse)

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest