Advertorial

Buku Ini Tidak DiJual Karya Anak Ngawi

Satu lagi sebuah karya anak muda yang berasal dari Ngawi ini. Buku Ini Tidak DiJual Karya Anak Ngawi , Sebuah buku yang Berkisah tentang Padi, seorang yang sangat cintai buku. Dia mengoleksi buku, menyimpan sejak dia SD hingga setengah baya, yang ternyata mengangkut buku2 koleksinya. Ayah Padi menjual koleksi buku Padi sejak SD ke tukang loak. Ayah Padi berkilah, buku itu tak dipakai. Menggunung memenuhi ruang, sementara Padi kerja di kota, pulang setahun sekali. Padi tidak mau terima.

Menjual buku yang sudah dikoleksi adalah pekerjaan sangat hina. Tapi buku sudah terlanjur dibawa pedagang. Padi pun meminta anaknya, Gading, yang masih remaja, untuk melacak buku2 itu. Kisah Gading melacak buku2 tsb digambarkan dengan kocak dan diselipi kejutan-kejutan yang mengharukan. Lepas dari kekocakan2, meski terkesan sederhana, pesan2 literasi dari novel #BukuIniTidakDijual ini sungguh dalam.

Judul : Buku Ini Tidak Dijual
Penulis : Henny Alifah
ISBN : 978-602-1614-48-8

[quote style=”1″]

“Gadis itu benar, Bos! Isinya cuma buku!”
“Karung yang ini juga cuma buku!”

Baca Juga :   Kirana Kejora Penulis Sukses dari Ngawi

Pria utama kecewa dengan kata-kata anak buahnya. Dia berharap lebih dari karung-karung tersebut. Sudah beberapa hari ini dia tidak mendapat mangsa empuk untuk menyambung hidupnya. Apakah ini saatnya dia berganti profesi?

“Ya, sudah. Tak apa. Kita jual buku-buku itu!”
“Buku ini tidak dijual!” teriak Kingkin.

Tepat saat Kingkin meneriakkan kata-kata itu, sebuah cahaya muncul dari arah belakangnya. Pandangan mereka semua jadi silau.

Lima karung buku itu menjadi buruan melelahkan bagi Kingkin dan Gading. Buku-buku yang sejatinya bukan milik mereka berdua, tapi kenapa mereka mau mati-matian mengejarnya? Ya, mati-matian. Karena demi lima karung buku itu, mereka nyaris mati! Ada apa sesungguhnya pada buku-buku itu sampai Padi—ayah Gading—berkeras hati tak mau kehilangan? Lalu, apa yang didapat oleh Kakek dari buku-buku yang tampak kabur dalam pandangannya itu?
[/quote] Begitulah sinopsis Buku Ini Tidak DiJual karya anak Ngawi ini. Menurut salah satu pengamat yang juga penulis novel, Afifah Afra, Ide novelnya sangat unik, lain dari pada yang lain. Pilihan katanya juga efektif dan segar. Novel ini merupakan otokritik yang sungguh brilian. Namun begitu, isi keseluruhannya sangat menghibur.

Baca Juga :   KAMMI Ngawi Kokohkan Kerjasama dengan BSMI

Henny Alifah adalah salah seorang penggiat di bidang tulis – menulis, aktif di wadah Forum Lingkar Pena, yang merupakan lulusan sebuah universitas ternama di Yogyakarta. Dara yang bertempat tinggal di Widodaren, Gerih ini semasa SMA nya, di SMA 2 Ngawi , juga aktif dalam organisasi sehingga memberikan pendidikan dan pengembangan karakter tersendiri untuk selalu bersemangat.

Buku Ini Tidak Dijual karya Henny Alifah merupakan pemenang Lomba Menulis Novel Inspiratif 2014 yang diselenggarakan oleh sebuah penerbit di kota Solo. Semoga dengan adanya buku ini, karya yang luar biasa ini mampu menggugah semangat bagi warga Ngawi khususnya untuk bisa berkreasi dan berprestasi.

Tags
Show More

KampoengNgawi

Media bebas yang menampilkan informasi seputar Ngawi, kabar ngawi, kabar desa, pemerintahan, pendidikan, budaya, dan lainnya. Email : redaksi@kampoengngawi.com

Berita Terkait

Kirim Komentar

Email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom yang ditandai * harus diisi

ten − six =

Back to top button
Close