Bawaslu Ngawi Sosialisasikan Pengawasan Partisipatif Melalui Budaya Lokal Wayang Kulit

Pagelaran Wayang Kulit Bawaslu Ngawi di Lapangan Kecamatan Pangkur. Foto : Istimewa/ Rido Buztum

NGAWI — Jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2020, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Ngawi menggelar sosialisasi Pengawasan Partisipatif melalui budaya lokal dalam bentuk pagelaran Wayang Kulit dengan lakon Wahyu Ketentraman bersama Dalang Ki Alex Sabdo Budi Utomo, Sabtu (09/11/2019).

Ratusan pengunjung nampak tumpah ruah di Lapangan Kecamatan Pangkur, kabupaten Ngawi menyaksikan acara yang juga dihadiri oleh Bupati Ngawi, Ir. Budi Sulistyono bersama jajaran Forum Pimpinan Daerah dan Forum Pimpinan Kecamatan.

Dalam sambutannya, Bupati Ngawi menyebutkan bahwa demokrasi di kabupaten Ngawi bisa dikatakan sebagai Demokrasi terpimpin sesuai dengan Bung Karno, yaitu Demokrasi yang berazas Pancasila, Demokrasi yang bebas tetapi tetap dalam aturan yang telah ditetapkan.

“Penyelenggara pemilu, KPU dan Bawaslu telah bekerja dengan baik, kami yakin masyarakat kabupaten Ngawi akan membantu pelaksanaan Pilkada atau ikut mengawasi jalannya Pilkada serentak tahun 2020,” ujarnya.

Bawaslu Ngawi Sosialisasikan Pengawasan Partisipatif Melalui Budaya Lokal Wayang Kulit. Kegiatan ini bertujuan untuk memaksimalkan tugas penyelenggara pemilihan umum (pemilu) khususnya Bawaslu yang berintegritas.

Abjudin Widiyas Nursanto, S.Sos., Koordinator Divisi Hukum, Informasi, dan Data Bawaslu Kabupaten Ngawi dalam keterangannya menyampaikan bahwa dengan kegiatan ini diharapkan Bawaslu lebih dikenal dan dekat dengan masyarakat, dengan slogan Bersama rakyat awasi Pemilu, Bersama Bawaslu Tegakan Keadilan Pemilu.

“Tugas Bawaslu tidak hanya menindak pelanggaran, namun lebih untuk mencegah pelanggaran dalam pelaksanaan Pemilu,” terangnya.

Nampak hadir pula dalam kegiatan ini, Nur Elya Anggraini Koordinator Divisi Humas dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Provinsi Jawa Timur, mewakili Ketua, serta perwakilan Bawaslu Kabupaten/Kota se-Eks Karisidenan Madiun.

Dalam keterangannya, Nur Elya Anggraini menjelaskan bahwa pada tahun 2020 akan dilaksanakan Pilkada serentak. Untuk wilayah Jawa Timur, ada 19 Kabupaten/kota yang melaksanakan Pilkada, salah satunya Kabupaten Ngawi.

“Peran Bawaslu yang bertugas mengawasi jalannya Pemilu penting untuk mendekat ke masyarakat agar lebih di kenal oleh masyarakat, karena tugas pengawasan Pemilu oleh Bawaslu yang 5 orang tiap Kab dan 3 untuk Kota
tidak akan maksimal tanpa bantuan masyarakat,” terangnya.

Untuk itu, Nur Elya menyampaikan lebih lanjut, pihaknya bersama Bawaslu di seluruh Kab/Kota se-Jatim yang melaksanakan Pilkada melaksanakan kegiatan Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Melalui Budaya Lokal secara serentak, sesuai dengan budaya/kesenian di daerah masing-masing. (rido/cse)

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

Tentang Redaksi

KampoengNgawi

KampoengNgawi merupakan media bebas yang menampilkan informasi seputar Ngawi dari semua sektor dan kondisi yang ada di Ngawi dan semua hal yang terkait dengan Ngawi.

Kirim press release, artikel, liputan, jadwal event ke:
redaksi[at]kampoengngawi.com