Homestay Di Desa Girikerto Diharapkan Menunjang Perekonomian Warga

Homestay Bu Saidi dengan fasilitas 3 kamar, pemanas air, makan pagi, dan makan malam untuk 2 orang. Foto-Istimewa

SINE, NGAWI — Kecamatan Sine yang terletak di lereng gunung Lawu memiliki panorama alam indah dan patut dijadikan wisata unggulan di kabupaten Ngawi.

Berbagai kalangan, mulai dari perangkat Desa beserta Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis)-nya hingga pemerintah daerah mendukung pengembangan potensi alam desa Girikerto.

Seluruh lapisan masyarakat pun ikut andil dalam pengembangan potensi desa tersebut, tak terkecuali mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM). Mahasiswa Kuliah kerja Nyata pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) UGM mengembangkan mata air Sumber Koso menjadi taman wisata yang cantik.

Para mahasiswa begitu jeli melihat potensi alam sekitar Sumber Koso yang pada dasarnya sudah dikelilingi pohon pinus yakni dengan menambahkan tanaman, fasilitas permainan, serta faslitas pendukung lainnya sehingga menjadi taman yang luar biasa dan siap menjadi alternatif pilihan pariwisata Ngawi. Tak jauh dari taman, ada pula air terjun Ondo Rante serta Goa Jepang.

Mahasiswa KKN-PPM UGM ini pun memberi suntikan motivasi kepada masyarakat agar berkenan menyisihkan sedikit ruang rumah mereka untuk tamu yang akan menginap. Masyarakat dikenalkan dengan istilah homestay dan gagasan tersebut diterima dengan baik oleh masyarakat serta perangkat desa setempat.

Gagasan yang sudah dimulai sejak Juli 2018 lalu akhirnya dapat terwujud berkat kerjasama dari berbagai pihak. Minggu 3 Februari 2019 kemarin, Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Ngawi meresmikan empat homestay di desa Girikerto tersebut dalam rangkaian Festival Sumber Koso.

Melengkapi adanya taman Sumber Koso yang telah siap dengan homestay pendukungnya ini, mahasiswa bersama warga kini mengembangkan industri kreatif lainnya, menggali potensi budaya, serta kuliner untuk menciptakan ekosistem wisata yang memenuhi sapta pesona.

“Hutan di Girikerto ini sangat potensial, saya mengajak para mahasiswa untuk mengembangkan wisata serta membantu warga mendirikan homestay demi menunjang perekonomian masyarakat setempat,” terang Atus Syahbudin, Dosen Pembimbing Lapangan KKN-PPM UGM.

Homestay Di Desa Girikerto Diharapkan Menunjang Perekonomian Warga. Tentunya, peresmian homestay ini sekaligus menjadi kabar baik bagi calon wisatawan yang akan berkunjung di Desa Girikerto dan sekitarnya.

Sementara itu, Amrullah Insani, Ketua KKN-PPM UGM di Desa Girikerto ini menyampaikan terimakasih kepada seluruh pihak yang telah terlihat. Pihaknya mengaku berusaha semaksimal mungkin mendorong warga untuk berdikari, mengembangkan sarana prasarana untuk wisata yang lebih baik, tentu saja semua tak lepas dari dukungan masyarakat setempat, kepala desa, beserta kelompok sadar wisata.(fri/cse)

Related Post

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

Tentang Redaksi

KampoengNgawi

KampoengNgawi merupakan media bebas yang menampilkan informasi seputar Ngawi dari semua sektor dan kondisi yang ada di Ngawi dan semua hal yang terkait dengan Ngawi.

Kirim press release, artikel, liputan, jadwal event ke:
redaksi[at]kampoengngawi.com