Ony Anwar : Perpustakaan Menjadi Inklusif dan Harus Bisa Memfasilitasi Kebutuhan Masyarakat

Ony Anwar dalam kegiatan Stake Holder Meeting Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Ngawi. Foto : Istimewa

NGAWI — Wakil Bupati Ngawi, Ony Anwar membuka Stake Holder Meeting Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Ngawi di Command Center, Kamis (22/08/2019).

Dalam sambutannya, Ony menyampaikan perubahan perpustakaan yang sebelumnya dianggap eksklusif, kini menjadi inklusif dan mampu memfasilitasi kebutuhan masyarakat.

“Stake Holder Meeting ini sangat perlu, sebab masukan dan referensi dari stakeholder perpustakan harus bisa mendekatkan diri dengan masyarakat yang dilayani perpustakaan,” ujarnya dihadapan peserta meeting.

Pihaknya menambahkan bahwa ke depan, perpustakaan bisa menjadi tempat membayar tagihan rekening air PDAM, BPJS, dan lain sebagainya.

“Dengan adanya kehadiran masyarakat di perpustakaan, maka masyarakat bisa mengetahui adanya kegiatan di perpustakaan selain pinjam dan baca buku perpustakaan,” imbuhnya.

Lebih lanjut ia tegaskan dalam pertemuan yang dihadiri kurang lebih 40 peserta termasuk dari pengelola perpustakaan desa serta komunitas ini bahwa hal kegiatan di perpustakaan tersebut tentu turut berperan dalam pengentasan kemiskinan dengan kegiatan pelatihan yang masif di perpustakaan.

Sebagaimana diketahui transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial merupakan perpustakaan sebagai pusat belajar masyarakat di mana perpustakaan didorong untuk meningkatkan layanan komputer dan internet, menyelenggarakan aneka kegiatan untuk menarik minat sekaligus memberi manfaat bagi masyarakat, serta melakukan advokasi dengan piihak lain untuk mendapatkan dukungan. (kn/cse)

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

Tentang Redaksi

KampoengNgawi

KampoengNgawi merupakan media bebas yang menampilkan informasi seputar Ngawi dari semua sektor dan kondisi yang ada di Ngawi dan semua hal yang terkait dengan Ngawi.

Kirim press release, artikel, liputan, jadwal event ke:
redaksi[at]kampoengngawi.com