Pentingnya Pemijatan yang Benar pada Bayi

Ilustrasi Pemijatan pada Buah hati kita. Foto-Google


Pijat untuk bayi sudah dikenal sejak lama, biasanya dilakukan pada bayi yang sedang bermasalah entah kembung atau terluka, sehingga bayi menjadi rewel. Padahal, memijat bayi tidak bisa sembarangan, dan tidak semua orang dapat melakukannya.

Pentingnya Pemijatan yang Benar pada Bayi. Organ bayi berbeda dengan organ orang dewasa, organ bayi lebih lunak dan sangat rentan, pemijatan pada bayi dengan cara yang salah akan berdampak sangat buruk untuk bayi.

Jika bayi terjatuh dan menangis hebat jangan langsung memutuskan untuk dipijat, terlebih menggunakan jasa dukun pijat. Saat anak terjatuh dan tidak berdarah, atau tidak ada luka terlihat, maka dapat dipastikan anak mengalami pendaharan dalam. Pendarahan dalam ini tidak boleh langsung dipijat, minimal harus menunggu 2×24 jam, karena jika langsung dipijat pada bagian yang mengalami pendarahan dalam, luka akan semakin parah dan dapat menimbulkan bengkak.

Membiarkan bayi dipijat dengan yang bukan ahlinya juga dapat membahayakan. Dukun pijat mungkin sudah memiliki banyak pengalaman dalam memijat orang dewasa, namun memijat bayi harus memiliki ilmu yang berbeda karena bayi lebih rentan. Pijatan yang terlalu keras dan kasar pada bayi dapat menyebabkan pendarahan di jaringan lunaknya dan menyebabkan efek kebiruan pada kulit bayi. Perut kembung pada bayi juga tidak dapat sembarang dipijat, karena jika perut kembung bayi disebabkan karena penyubatan usus maka dengan memijat perut, penyumbatan akan semakin parah. Baiknya sebelum memutuskan untuk memijat bayi, konsultasikan terlebih dulu ke dokter anak.

Pemijatan pada bayi akan sangat berguna sebenarnya jika dilakukan dengan benar oleh ahlinya. Pijatan pada bayi yang benar akan merelaksasikan tubuh bayi yang baik bagi tumbuh kembang bayi . pijatan langsung oleh ibu bayi akan lebih baik bagi bayi terutama di usia awal, pijatan ibu akan mempererat ikatan antara ibu dan anak.

Pijatan ibu ini juga berguna bagi perkembangan otak anak serta dapat merangsang panca indra anak agar lebih peka. Ibu dapat belajar cara memijat bayi ini langsung kepada bidan, ahli pemijatan bayi, atau dokter anak untuk segera dipraktekan.

Pijat pada bayi dapat berdampak positif maupun negatif, tergantung bagaimana dan di bagian mana bayi dipijat. Sebaiknya konsultasikan terlebih dulu kepada ahinya sebelum memutuskan untuk memijat bayi.

Berbagai Sumber

Related Post

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

Tentang Redaksi

KampoengNgawi

KampoengNgawi merupakan media bebas yang menampilkan informasi seputar Ngawi dari semua sektor dan kondisi yang ada di Ngawi dan semua hal yang terkait dengan Ngawi.

Kirim press release, artikel, liputan, jadwal event ke:
redaksi[at]kampoengngawi.com