UMK Ngawi Tahun 2020 Sebesar 1,9 Juta Rupiah

Konferensi Pers Gubernur Jawa Timur dalam Penetapan UMK Jatim 2020. Foto : Istimewa

SURABAYA — Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) tahun 2020 resmi ditetapkan oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Rabu (20/11/2019) dalam Konferensi Pers di Kantor Gubernur Jatim, Jalan Pahlawan 110 Surabaya. Penetapan UMK ini dituangkan dalam Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 188/568/KPTS/013/2019.

Kota Surabaya masih menjadi kota dengan UMK tertinggai yaitu, Rp 4.200.479,19 disusul UMK Gresik, Sidoarjo, Pasuruan, dan Mojokerto. Sementara itu ada 9 kabupaten dengan UMK terendah di Jawa Timur dengan besaran Rp 1.913.321,73 termasuk Ngawi.

UMK Ngawi Tahun 2020 Sebesar 1,9 Juta Rupiah. UMK tahun 2020 ini mengalami kenaikan sebesar 8,51%. Kenaikan ini berdasarkan hasil inflasi dan pertumbuhan ekonomi nasional. Perumusan UMK 2020 ini juga melibatkan berbagai unsur dari pemerintahan hingga asosiasi pengusaha.

Khofifah mengatakan bahwa besaran UMK 2020 telah dihitung berdasarkan ketentuan yang ada dan pertimbangan lain. Pihaknya berharap, keputusan tersebut dapat dijalankan dengan baik.

“Pemprov Jatim terus berkomitmen untuk memperhatikan dan mengacu kepada regulasi dan ketentuan yang berlaku di bidang pengupahan, dengan tanpa mengorbankan kepentingan dunia usaha maupun kesejahteraan dan perlindungan tenaga kerjanya,” ujarnya.

Inilah detil UMK 38 kabupaten/kota di Jawa Timur:

  1. Kota Surabaya : Rp. 4.200.479,19
  2. Kab. Gresik : Rp. 4.197,030,51
  3. Kab. Sidoarjo : Rp. 4.193,581,85
  4. Kab. Pasuruan : Rp. 4.190,133,19
  5. Kab. Mojokerto : Rp. 4.179,787,17
  6. Kab. Malang : Rp. 3.018.530,66.
  7. Kota Malang : Rp. 2.895.502,74.
  8. Kota Batu : Rp. 2.794.800,00.
  9. Kota Pasuruan : Rp. 2.794,801,59
  10. Kab. Jombang : Rp. 2.654.095,87.
  11. Kab. Tuban : Rp. 2.532.234,77.
  12. Kab. Probolinggo : Rp. 2.503.265,94.
  13. Kota Mojokerto : Rp. 2.456,302,97
  14. Kab. Lamongan : Rp. 2.423,724,77
  15. Kab. Jember : Rp. 2.355.662,90.
  16. Kota Probolinggo : Rp. 2.319,796,75
  17. Kab. Banyuwangi : Rp. 2.314.278,87.
  18. Kota Kediri : Rp. 2.060.925,00.
  19. Kab. Bojonegoro : Rp. 2.016.780,00.
  20. Kab. Kediri : Rp. 2.008.504,16.
  21. Kab. Lumajang : Rp. 1.982.295,10.
  22. Kab. Tulungagung : Rp. 1.958.844,16.
  23. Kab. Bondowoso : Rp. 1.954.705,75.
  24. Kab. Bangkalan : Rp. 1.954.705,75.
  25. Kab. Nganjuk : Rp. 1.954.705,75.
  26. Kab. Blitar : Rp. 1.954.705,75.
  27. Kab. Sumenep : Rp. 1.954.705,75.
  28. Kota Madiun : Rp. 1.954.705,75.
  29. Kota Blitar : Rp. 1.954.635,76.
  30. Kab. Sampang : Rp. 1.913.321,73.
  31. Kab. Situbondo : Rp. 1.913.321,73.
  32. Kab. Pamekasan : Rp. 1.913.321,73.
  33. Kab. Madiun : Rp. 1.913.321,73.
  34. Kab. Ngawi : Rp. 1.913.321,73.
  35. Kab. Ponorogo : Rp. 1.913.321,73.
  36. Kab. Pacitan : Rp. 1.913.321,73.
  37. Kab. Trenggalek : Rp. 1.913.321,73.
  38. Kab. Magetan : Rp. 1.913.321,73.

Dalam keterangannya, Ketua Dewan Pengupahan Jatim Achmad Fauzi menyebutkan bahwa penetapan UMK Tahun 2020 di 38 kabupaten/kota tersebut telah sesuai dengan UU Nomor 13 tentang Ketenagakerjaan dan PP Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan. (kn/cse)

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

Tentang Redaksi

KampoengNgawi

KampoengNgawi merupakan media bebas yang menampilkan informasi seputar Ngawi dari semua sektor dan kondisi yang ada di Ngawi dan semua hal yang terkait dengan Ngawi.

Kirim press release, artikel, liputan, jadwal event ke:
redaksi[at]kampoengngawi.com