Ngawi — Rombongan pemudik dari Jakarta menggunakan cara menaikkan mobilnya ke truk towing (derek) untuk menghindari pemeriksaan. Namun aksi mereka ini tercium Polres Ngawi dan kemudian diamankan saat berada di check point exit Tol Ngawi, Kamis (14/05/2020).
Ada sedikitnya 8 orang berada dalam sebuah mobil Nissan Evalia yang digendong oleh truk derek yang kemudian diamankan oleh petugas PJR Polres Ngawi.
Kapolres Ngawi AKBP Dicky Ario Yustisianto membenarkan kejadian tersebut dan menyampaikan bahwa ada 8 pemudik dari Jakarta. Semua sudah dimintai keterangan di posko exit tol Ngawi yang mengaku bertujuan ke Madura.
“Setelah kami lakukan pemeriksaan, mereka semua ternyata dari Jakarta dengan tujuan ke Madura. Dengan membawa Nissan Evalia bernopol DK-1832-CK, terdapat 8 penumpang asal Jakarta dengan tujuan Sumenep, Madura,” terang Kapolres.
Sebuah mobil plat DK yang menggunakan jasa towing diamankan petugas Polres Ngawi di posko Exit Tol Ngawi. Ternyata isinya satu rombongan yang beralasan mobilnya macet dari Cikampek. @SatlantasNgawi @ResNgawi pic.twitter.com/0a3EhXIRg1
— KampoengNgawi.Com (@KampoengNgawi) May 14, 2020
Lebih lanjut, Dicky menjelaskan bahwa 8 penumpang Nissan Evalia tersebut merupakan tengkulak beras yang ingin pulang ke daerahnya di Sumenep, Madura yang menggunakan truk derek untuk bisa mengelabuhi petugas. Para pemudik ini nekat menyewa truk towing dengan biaya 6 juta sampai ke Sumenep.
Dari kejadian tersebut, kedelapan pemudik usai diamankan dan diperiksa oleh petugas termasuk dilakukan pengecekan suhu, diminta untuk kembali ke tempat asal pemberangkatan mengendarai mobilnya dan dikoordinasikan dengan pihak polsek serta Gugus Tugas asal mereka.
Sementara untuk truk derek yang diamankan juga telah dikoordinasikan dengan Polda Jawa Timur untuk bisa dikondisikan dan dilakukan proses lebih lanjut. (cse)
































