NGAWI — Bantuan Langsung Tunai yang bersumber dari Dana Desa (BLT-DD) tahap kedua akan segera disalurkan. Berdasar evaluasi pada penyaluran tahap pertama, pemerintah kabupaten Ngawi melakukan penyisiran terhadap calon penerima baru.
Sesuai dengan arahan Bupati Ngawi, alokasi Dana Desa untuk BLT ini ditambahkan 5 % dan setelah dilakukan rekapitulasi dari seluruh desa di kabupaten Ngawi, didapatkan jumlah calon penerima baru adalah 1.869 Keluarga.
Jumlah ini lebih sedikit dari perkiraan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) yang memprediksi jumlah Keluarga Penerima Manfaat baru di tahap kedua bisa mencapai 3 atau 4 ribu.
Penyisiran Keluarga Penerima Manfaat tetap menerapkan tiga kriteria sesuai Permendes-PDTT Nomor 6 Tahun 2020, yang menyebutkan bahwa penerima adalah warga miskin yang terdampak pandemi COVID-19, bukan penerima bantuan PKH, BPNT, program prakerja, maupun bansos tunai.
Dari penyisiran yang dilakukan, seperti disampaikan oleh Kepala DPMD Ngawi Kabul Tunggul Winarno, banyak keluarga kurang mampu dan kategori miskin prioritas telah menerima bantuan dari program yang lain.
Penambahan data tersebut telah melalui proses yang transparan, mulai dari pendataan, Musyawarah Desa Khusus, Evaluasi di tingkat kecamatan, serta kemudian disahkan untuk menjadi tambahan calon penerima manfaat BLT DD di tahap kedua.
Tahap kedua penyaluran BLT DD akan mulai dicairkan pekan ketiga bulan Juni 2020. Dengan tambahan 1.869 keluarga, total penerima manfaat BLT DD ini menjadi 7.997 keluarga. Total anggaran yang dialokasikan meningkat Rp 3,3 miliar dari sebelumnya Rp 11 miliar. (cse)
































