Aksi Bela Islam. Lokasi: Depan DPRD Magetan, Foto: Taufiqurrohman
Tepat tanggal 4 November 2016 selepas solat Jumat aliansi umat muslim Kab. Magetan yang menamai diri GUIB (Gerakan Umat Islam Bersatu) berkumpul di depan Masjid Agung Kab. Magetan untuk melaksanakan Aksi Damai 411 di Magetan bela islam dalam rangka penistaan agama Islam oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Pernama.
Tampak ratusan peserta aksi yang berasal dari berbagai kalangan masyarakat umum, santri, pegawai, aktifis, dll berkumpul di barat Alun-alun Magetan. Kompak dengan baju putih-putih berbaris teratur di sepanjang Jalan Basuki Rahmat Barat lengkap dengan spanduk, bendera, dan poster yang berisikan tuntutan hukum dan kecaman atas penistaan Agama Islam oleh Bapak Ahok (sapaan akrab Basuki Tjahja Purnama) pada 27 September 2016 lalu di Kepulauan Seribu. Berikut kutipan apa yang diucapkan Bapak Ahok,
“Jadi jangan percaya sama orang, kan bisa aja dalam hati kecil bapak ibu nggak bisa pilih saya ya kan. Dibohongi pakai surat Al Maidah 51 macem-macem itu. Itu hak bapak ibu, jadi bapak ibu perasaan nggak bisa pilih nih karena saya takut masuk neraka dibohongi gitu ya.”
Aksi damai kemarin start dari Masjid Agung Magetan kemudian lurus ke Jalan Manggis, lalu belok kanan ke Jalan Jend. Ahmad Yani melewati depan Pasar Baru Magetan, kemudian lurus sampai depan Gedung DPRD Kab. Magetan. Kemudian peserta aksi melakukan orasi tepat di pintu utama Gedung DPRD Kab. Magetan. Tujuannya untuk menyampaikan tuntutan aksi dan meminta perwakilan aksi untuk masuk ke Gedung dewan menemui anggota dewan. Akhirnya belum ada satu jam beberapa perwakilan aksi diterima anggota dewan yang turut hadir juga Kapolres Kab. Magetan dan kemudian dipersilahkan masuk untuk berdialog bersama.
Di dalam salah satu ruangan Gedung Dewan perwakilan aksi pun menyampaikan tuntutan dan masksud baik ini. Dan apa yang disuarakan peserta aksipun juga direspon dengan positif oleh ketua dewan dan anggota2nya. Tidak hanya itu, para anggota dewan Kab. Magetan juga sudi keluar untuk menemui langsung peserta aksi di depan gerbang utama Gedung dewan. Dalam orasinya anggota dewan Kab. Magetan berjanji akan meneruskan tuntutan atas dukungan untuk menindak penista agama Islam di proses hukumnya dengan cepat dan serius. Setelah dialog antara peserta aksi dan anggota Dewan Magetan serta Kapolres Magetan maka aksipun ditutup dan berakhir. Kemudian peserta aksi dengan tertib membubarkan diri.
Secara keseluruhan aksi damai 4 Nov di Kab. Magetan benar2 sangat damai, aman, dan tertib. Justru selama peserta aksi melakukan longmasrch dari Masjid Agung Magetan sampai Gedung DPRD Kab. Magetan tidak sedikit para pengguna jalan, warga sekitar, kariyawan kantor, dara pedagang dn pembeli pasar Magetan turut menyaksikan dan mendengarkan aksi damai ini. Mereka bergegas keluar ke pinggir jalan, bahkan tidak hanyak menyaksikan warga juga banyak yang mengabadikan aksi ini dengan ponsep pribadinya dan kameranya. Hal seperti ini patur kita apresiasi teah sukses menggelar aksi damai yang santun dan tertib. Berkat kersasama pihak aparat kepolisian yang sangat mengayomi dan menjaga aksi agar tetap berjalan kondusif dan hal tersebut benar2 terwujud. Semoga bisa menjadi pelajaran bersama untuk menerapkan domikasi menyuarakan aspirasi dengan santun dan tertib. (Tq)
































