Pemerintah Kabupaten Ngawi bersama Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Ngawi menggelar Festival Olahraga Tradisional di Alun-Alun Merdeka Ngawi, Minggu (14/6/2026). Kegiatan yang diikuti ratusan pelajar SD dan SMP se-Kabupaten Ngawi tersebut menjadi upaya pelestarian permainan tradisional sekaligus pembentukan karakter generasi muda.
Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko mengatakan, festival ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah bersama KORMI dalam menjaga keberlangsungan olahraga tradisional yang berbasis rekreasi agar tetap dikenal dan diwariskan kepada generasi muda.
“Ini adalah salah satu bentuk komitmen dari pemerintah daerah bersinergi dengan KORMI Kabupaten Ngawi untuk bagaimana agar terus kita melestarikan, membudayakan, mentradisikan terhadap berbagai olahraga tradisional yang sifatnya rekreasi,” ujarnya.
Sedangkan Ketua KORMI sekaligus Ketua DPRD Kabupaten Ngawi Yuwono Kartiko menjelaskan, Festival Olahraga Tradisional telah menjadi agenda rutin tahunan sejak 2022.
Tahun ini, penyelenggaraannya sekaligus menjadi bagian dari peringatan Bulan Bung Karno.
Menurutnya, permainan tradisional seperti egrang dan gobak sodor tidak hanya menyehatkan, tetapi juga mengandung nilai-nilai penting dalam membangun karakter anak, seperti kerja sama, solidaritas, dan gotong royong.
“Filosofisnya adalah kembali membangun karakter anak-anak untuk tetap menggelorakan semangat kerja sama, setia kawan, serta gotong royong melalui olahraga yang gembira, bugar, dan sehat,” jelasnya.
Melalui festival ini, KORMI berharap olahraga tradisional tetap lestari dan menjadi sarana pembelajaran bagi generasi muda untuk menerapkan nilai kebersamaan serta kerja kelompok dalam kehidupan sehari-hari.
Telah Dilihat : 2































