MOJOKERTO – Usai dibuka sore tadi oleh Kombes Pol Sutardjo SH, dari Inspektorat Pengawasan Daerah (Irwasda) polda Jatim, agenda Jambore Netizen Polda Jatim 2018 yang digelar di Blessing Hills, Trawas, Mojokerto, Jumat (23/02/2018) diisi dengan pemaparan materi oleh pakar media.
Peserta Jambore Netizen Polda Jatim Antusias Mendengarkan Materi dari Pakar Media yang terdiri dari Gilang Gusti Aji, pakar media sosial yang merupakan Dosen dan juga Humas di Universitas Negeri Surabaya (Unesa), serta Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Jatim Kombespol Frans Barung Mangera.
Menyikapi adanya banyak berita yang tidak bisa dipertanggungjawabkan, yang biasa disebut sebagai hoax, Kabid Humas Polda Jatim menyatakan bahwa semua berita yang keluar bukan dari Humas Polda Jatim, khususnya yang menyangkut masalah penyerangan terhadap ulama adalah hoax.
Ia menghimbau kepada para netizen untuk tidak termakan isu-isu yang sengaja dibentuk oleh kelompok tertentu. Isu-isu yang beredar dan diterima oleh netizen belum tentu sama dengan yang dikeluarkan secara resmi oleh Humas kepolisian.
“Kami berharap netizen dapat bekerja sama dengan operator yang berada di daerah untuk mengklarifikasi kebenaran berita yang beredar di dunia maya,” tegasnya.
Sementara itu Gilang Gusti Aji, secara rinci menerangkan bagaimana kehebatan media sosial dalam membangun opini publik. Menurutnya media sosial selain memberikan dampak positif juga tak jarang menimbulkan dampak negatif, sehingga cara menjadi netizen yang cerdas ialah dengan memakai logika.
“Tidak bisa dipungkiri bahwa keberadaan dunia maya adalah tidak lepas dari dunia nyata, sehingga perilaku yang ada di dunia maya juga memiliki dampak seperti di dunia nyata,” bebernya.
Seperti diketahui bahwa Polda Jatim menyelenggarakan Jambore Netizen ini adalah dalam rangka menyambut pelaksanaan Pemilukada serentak khususnya Jawa Timur. Kapolda Jatim, Irjen Pol Machfud Arifin berharap bisa lebih mengedukasi warganet tentang pentingnya internet positif terkait semakin maraknya berita hoax yang beredar di dunia Maya terutama terkait informasi Pemilukada.
Jambore Netizen Polda Jatim ini akan berlangsung hingga Sabtu (24/02/2018) siang dengan serangkaian acara yang telah disusun oleh panitia. Sedikitnya dari 37 polres kota/kabupaten mengirimkan 12 perwakilannya dari berbagai kalangan termasuk media lokal. (adt/cse)
































