NGAWI — Angkringan biasanya memang digunakan untuk nongkrong dengan menikmati berbagai menu khas seperti tempe bakar, nasi kucing, dan juga susu jahe sebagai penghangat badan.
Namun berbeda dengan Angkringan yang satu ini. Dalam rangka memperingati Hari Kartini, Angkringan Kampoeng menjadi ramai kunjungan para komunitas di Ngawi seperti Doodleart, ICN, Teater Magnit, SMP Mulia, dan juga lembaga KampoengSmuda.
Bertajuk NgopiEdukasi, acara yang digelar oleh EventNgaw1, Jumat (19/04/2019) ini terbilang sederhana dengan menonton bareng film Kartini, kemudian diulas dengan berbagai sudut pandang dan mendiskusikannya.
Acara dibuka oleh pembawa acara dan langsung dilanjutkan dengan pemutaran film Kartini karya Hanum dan dipandu bedah filmnya oleh Ardian Agus Mahardhika, sosok guru sejarah muda dari SMA Negeri 1 Ngawi.
“Acaranya simpel tapi bermanfaat banget untuk wadah nongkrong dan diskusi bareng,” ujar Taufiqurrohman, penanggungjawab acara.
Menurutnya, di Ngawi khususnya masih jarang ada forum sejenis dengan melakukan nonton bareng (nobar) dan bedah film.
“Semoga bisa terus diadakan dengan tema-tema lainnya,” imbuhnya.
Dengan berdiskusi serta tanya jawab, acara ini menjadi seru dengan berbagai argumen yang positif terkait perjuangan Kartini dan juga melihat perkembangan di era milenial ini.
Serunya Nobar dan Bedah Film Kartini di Angkringan Kampoeng. Acara ditutup dengan foto bersama dan para undangan yang hadir berharap bahwa kegiatan ini harus terus diadakan untuk membangun energi positif di komunitas-komunitas Ngawi. (kn/cse)
































