NGAWI — Rapid test yang menyasar pada para pedagang di pasar-pasar tradisional masih dilakukan oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 kabupaten Ngawi. Seperti halnya pagi ini, Senin (08/06/2020) di sejumlah pasar desa.
Beberapa pasar yang menggelar rapid test pagi ini di antaranya pasar Wonoboyo kecamatan Karanganyar, pasar Babatan Pangkur, pasar Krompol Bringin, pasar Gondanglegi Macanan, pasar Ngembak desa Munggut, pasar Tungkulrejo Padas, dan pasar Sekaralas Widodaren.
Di pasar Wonoboyo, desa Sriwedari, Kecamatan Karanganyar, nampak Bupati Ngawi beserta rombongan terlihat meninjau ke lokasi dan sempat menyampaikan sertifikat hasil rapid test kepada perwakilan pedagang.
Dari informasi yang dihimpun redaksi, sedikitnya ada 66 pedagang yang mengikuti rapid test yang digelar di pasar Wonoboyo dan hasil dari keseluruhan pedagang adalah non-reaktif (negatif).
Rapid test bertujuan untuk melakukan skrining awal terhadap para pedagang yang beraktivitas di pasar yang berpotensi menjadi lokasi penyebaran virus. Sejak pertengahan Mei 2020 lalu, pemerintah kabupaten Ngawi telah menyisir kurang lebih 10 ribu pedagang untuk mengikuti rapid test.
Hingga 7 Juni 2020, terdata ada 13 kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di kabupaten Ngawi. Dari jumlah tersebut, 7 kasus di antaranya telah dinyatakan sembuh sehingga masih ada 6 yang masih diisolasi di RSUD. dr. Soeroto Ngawi. (cse)































