Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono bersama Danrem 081/Dhirotsaha Jaya Kolonel Arm Untoro Hariyanto dan jajaran Forkopimda mengikuti panen raya serentak di Desa Kartoharjo, Kecamatan Ngawi, Jumat (17/7/2026). Kegiatan ini terhubung secara hybrid dengan panen raya nasional yang dipimpin Presiden RI Prabowo Subianto dari Lanud Abdulrachman Saleh, Malang.
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa.
“Ketahanan pangan bukan hanya urusan Kementerian Pertanian, tetapi merupakan gerakan nasional yang melibatkan seluruh kekuatan bangsa,” katanya.
Menurut Prabowo, keterlibatan berbagai pihak dalam mendukung sektor pertanian menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam membantu masyarakat sekaligus memperkuat kemandirian bangsa menuju Indonesia Emas 2045.
Sementara itu, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mengatakan tiga matra TNI turut mendukung pengembangan komoditas pangan strategis. Pada sektor tebu, TNI AU mendampingi lahan seluas 236.048 hektare dengan potensi produksi 18,386 juta ton atau 45,05 persen dari target produksi gula nasional 2026.
“TNI AL mendampingi pengembangan kedelai di lahan seluas 2.432 hektare, sedangkan TNI AD mendampingi panen padi seluas 479.659 hektare pada Juli 2026,” ujarnya.
Agus menambahkan, pendampingan panen padi sejak Januari hingga Juni 2026 mencakup lahan seluas 6,26 juta hektare dan menghasilkan sekitar 19,2 juta ton beras atau 55,24 persen dari target produksi beras nasional tahun ini.
Partisipasi Kabupaten Ngawi dalam panen raya serentak tersebut menunjukkan dukungan daerah terhadap program swasembada pangan dan penguatan ketahanan pangan nasional.
Telah Dilihat : 3































