WIDODAREN – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Ngawi berkunjung ke koperasi batik Sidomukti di Desa Banyubiru, kecamatan Widodaren, Kamis (23/11/2017) kemarin.
Kunjungan Disperindag ini dimaksudkan sebagai salah satu bentuk perhatian dari Pemerintah Kabupaten Ngawi kepada Usaha Kecil Menengah (UKM) di Ngawi. Disperindag Ngawi telah melihat perkembangan batik Sidomukti yang terkenal ditahun 90-an, namun kemudian sempat meredup karena perkembangan dunia batik yang begitu cepat.
Batik Sidomukti Banyubiru Harus Terus Berinovasi agar bisa bersaing di pasar, seperti yang diungkapkan oleh Joko, pegawai Disperindag Ngawi kemarin. Batik Sidomukti yang mempertahankan eksistensinya sebagai batik tulis di Ngawi bisa berkembang dan harus bisa memproduksi batik yang bisa bersaing di pasar.
“Harus inovatif, menjaga kualitas batik, dan tentunya mempunyai motif yang diterima pasaran, serta harganya terjangkau,” terang Joko.
Sementara itu salah satu anggota koperasi batik Sidomukti, Annisa menyampaikan akan mengikuti saran – saran dari Disperindag dan meminta dukungan, terutama pembelajaran, sehingga batik Sidomukti bisa menjadi kawasan atau kampung batik khas Ngawi. (ske)
































