Kabar NgawiPendidikan

Bupati Ngawi : Aplikasi SIMPEL Menjadi Inovasi Tersendiri bagi Pendidikan di Kabupaten Ngawi

NGAWI — Bupati Ngawi, Ir. Budi Sulistyono (Kanang) melaunching Aplikasi Sistem Informasi Manajemen Pembelajaran (SIMPEL) yang merupakan sebuah terobosan dari Dinas Pendidikan Ngawi di masa pandemi COVID-19.

Dalam sambutan pembukanya, Kanang menyebutkan bahwa aplikasi SIMPEL tersebut menjadi inovasi tersendiri bagi pendidikan di kabupaten Ngawi, sementara kabupaten lain masih belum memikirkannya.

Ia menyebutkan bahwa hal tersebut dilatarbelakangi dengan adanya pandemi yang terjadi di seluruh dunia. Semua ingin membuat terobosan-terobosan karena dalam situasi pandemi semua hal harus terus berjalan seperti sediakala.

“Dalam pandemi ini, semua harus berjalan seperti sediakala, harus sempurna, tapi ada satu syarat utama, yaitu tidak boleh melanggar protokol kesehatan,” tegasnya.

Lebih lanjut Kanang juga mengapresiasi kreativitas dan inovasi dari Dinas Pendidikan Ngawi, para guru dan tim dari aplikasi SIMPEL yang bisa memanfaatkan berbagai tantangan-tantangan saat ini menjadi peluang untuk lebih baik.

Kanang menjelaskan bahwa tantangan awal sebelum pandemi adalah mutu pendidikan yang tidak merata di seluruh wilayah Ngawi. Dengan aplikasi SIMPEL, bisa juga berinovasi dengan mencari guru terbaik cara mengajarnya, dibuat presentasi, dan disebarkan lewat aplikasi.

Baca Juga :   Meski Lahan Pertanian Berkurang Ratusan Hektare, Jumlah Produksi Padi Di Ngawi Masih Terbesar Kedua di Jatim

“Guru yang terbaik cara mengajarkan bisa dilombakan, rangking 1-5 mendapatkan juara, dan dibuatkan tim, outputnya adalah cara mengajar matematika yang baik,” ujarnya.

Dengan hal tersebut, setiap sekolah atau siswa di kabupaten Ngawi mutunya akan sama, gaya belajarnya akan sama, dan tidak ada lagi istilah kekurangan guru ke depannya.

“InsyaAlloh baik itu di Gunung Rambut, baik di Sine, maupun Ngawi, mutunya akan sama, gaya belajarnya akan sama, sehingga guru setempat akan mengawasi,” imbuhnya.

Sebelum prosesi seremonial pemukulan gong sebagai dibukanya secara resmi penggunaan aplikasi SIMPEL, Kanang juga berpesan bahwa kita semua harus menyamakan penyetaraan mutu, kualitas, standar. Dan hal itulah yang merupakan peluang.

“Peluang orang dipaksa berkreasi, berhadapan dengan komputer, dengan IT,” pungkasnya sambil dilanjut dengan prosesi pemukulan gong yang dilakukan oleh Ketua DPRD Kabupaten Ngawi.

Sebagaimana diketahui, acara ini juga dihadiri oleh Ketua DPRD Ngawi, Sekretaris Daerah Ngawi, Wakapolres, dan perwakilan dari Komandan Kodim 0805/Ngawi. (cse)

Tags
Show More

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

fourteen + eighteen =

Back to top button
Close