NGAWI — Lonjakan kasus konfirmasi COVID-10 di Kabupaten Ngawi membuat Bupati Ngawi harus menyediakan ruang atau tempat isolasi baru sebagai dukungan bagi ruang isolasi utama di RSUD dr. Soeoroto Ngawi.
Bupati Ir. Budi Sulistyono (Kanang) dalam keterangannya menyampaikan bahwa pihaknya tengah menyiapkan Agro Techno Park di Ngrambe sebagai Rumah Isolasi COVID-19 bagi para pasien yang berstatus Orang Tanpa Gejala (OTG).
“Ruang isolasi yang mau kita kembangkan adalah ATP untuk ruang isolasi tambahan. Jadi yang OTG, sehat, masih muda, risiko rendah terhadap penyakit penyertanya, maka kita siapkan ruang isolasinya di ATP di Ngrambe,” ujar Kanang.
Kanang menyebutkan kapasitas ruang isolasi di ATP mencapai 50-an. Diketahui bahwa RSUD dr. Seoroto Ngawi memiliki 52 ruang isolasi dan saat ini hampir penuh dan kebijakan pemerintah daerah belum mengizinkan isolasi mandiri.
“Sampai hari ini kita belum pernah mengizinkan yang swab nya positif untuk isolasi mandiri,” imbuh Kanang.
Menurut Kanang, semua harus terkontrol oleh Dinas Kesehatan maupun rumah sakit. Sehingga pemerintah harus hadir di tempat orang-orang yang positif swabnya, menyertainya 24 jam. (cse)
































