Dinas Hub dan LLAJ Provinsi Jawa Timur dalam rangka menekan angka pelanggaran dan menegakkan kedisiplinan di jalan raya pada hari Jumat (28/1) menggelar operasi gabungan di wilayah Ngawi, Operasi Sadar Ketertiban dan Lalu Lintas . Kegiatan yang dimulai sekitar jam 08.30 tersebut sempat membuat kaget para pengemudi khususnya kendaraan angkutan umum.
Seperti dilansir SiagaNgawi, Operasi yang digelar di jalan raya Ngawi-Caruban tepatnya didesa Cangakan Kecamatan Kasreman Ngawi. Memang dijalan tersebut banyak dilalui kendaraan besar tepatnya dari maupun ke Madiun menuju Solo yang melewati Karangjati. Dalam operasi tersebut dari tiga instansi yang terlibat tampak menuai para pelanggar juga dari anggota Sub Denpom Ngawi yang menyita sejumlah atribut TNI yang dipakai warga sipil. Yang sempat membuat bingung pada saat sopir truk yang sedang memakai celana doreng TNI dipaksa melepas padahal saat itu tidak memakai celana lagi akhirnya dia harus pulang dan ganti celana sedang celana dorengnya disita anggota Sub Denpom Ngawi.
Dinas Perhubungan propinsi tersebut bekerja sama dengan Satuan Lalu Lintas Polres Ngawi dan Sub Denpom Ngawi. Dari gelar operasi yang dilakukan oleh 3 instansi ternyata cukup banyak menemukan pelanggaran mulai dari kendaraan angkutan umum sampai kendaraan roda dua.
Achmad Supriatna,SH.MHum Kepala UPT Dishub dan LLAJ Kabupaten Madiun menjelaskan, bahwa kegiatan operasi gabungan ini memang agenda rutin dari Dishub Provinsi Jatim. Hal ini untuk mengantisipasi dan menekan angka pelanggaran bagi kendaraan angkutan barang maupun penumpang.
Juga setiap kegiatan selalu bersinergi dengan Dinas Perhubungan kabupaten maupun kota juga melibatkan dari Satuan Lalu Lintas. Sedang dari Sub Denpom untuk mengantisipasi pengemudi dari anggota TNI.(nal)
































