NGAWI — Proyek Ngawi Street Food (NSF) yang menelan dana APBD Rp 3,5 Miliar ditargetkan selesai pada 11 Oktober 2020 mendatang.
NSF yang terletak di utara masjid Agung Baiturrahman Ngawi tersebut diperkirakan menampung 44 pelapak kuliner yang tentunya akan diseleksi terlebih dahulu.
Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, dan Tenaga Kerja (DPPTK) Ngawi, Yusuf Rosyadi menuturkan bahwa pedagang pengisi NSF tidak boleh dilakukan sembarangan.
“Harus melalui kajian maupun pertimbangan Bupati. Nanti yang memutuskan PKL mana yang bisa masuk ya langsung bupati,” ujarnya kepada media.
Lebih lanjut Yusuf menyampaikan bahwa sampai saat ini belum ada surat pengajuan pinjam pakai terkait ketersediaan NSF tersebut karena juga belum tahu jenis kuliner yang akan ditawarkan nantinya.
Sebagaimana diketahui juga bahwa saat ini pemerintah kabupaten Ngawi juga sedang melakukan pembangunan pusat kuliner di sepanjang jalan Yos Sudarso dengan budget yang sangat tinggi. Diperkirakan, pedestrian Yos Sudarso bakal rampung pada akhir tahun ini. (cse)
































