NGAWI — Wakil Bupati Ngawi Ony Anwar melakukan agenda sambang desa ke desa Legowetan, kecamatan Bringin, bersamaan dengan kegiatan kerja bakti warga masyarakat bersih-bersih halaman Masjid Baitur Rahman, Selasa (18/08/2020).
Dalam sambutannya, Ony Anwar menyampaikan bahwa semangat gotong-royong sangat diperlukan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Karena berbagai tantangan pembangunan khususnya di desa akan bisa segera diselesaikan jika semua pihak saling melengkapi dan saling membantu.
Ony menjelaskan bahwa kegiatan sambang desa merupakan salah satu kegiatan penting bagi Pemerintah Kabupaten Ngawi untuk mendengar langsung dari masyarakat tentang harapan dan permasalahan yang ada.
“Selain itu kami juga berharap bagaimana agar warga desa Legowetan bisa semakin top markotop dalam peran serta pembangunan di Ngawi,” ujarnya.
Lebih lanjut masih suasana semangat memperingati HUT ke-75 RI, Ony menjelaskan bahwa ada 4 pilar utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Keempat pilar tersebut adalah ilmu dari ulama yang harus diteladani dan diajarkan kepada masyarakat.
Kemudian adilnya para pemimpin dalam mengemban amanah dari rakyat, kerelaan hati dan semangat berbagi dari para pengusaha untuk sesama, serta doa dari rakyat khususnya dari kaum dhuafa.
Ony juga menegaskan akan terus menggalakkan gerakan kemandirian pertanian yang ramah lingkunga. Hal tersebut dipicu dari status Ngawi saat ini mampu menjadi kabupaten penghasil padi terbesar kedua di Jawa Timur.
“Ngompro, Pangkur, organik hampir merata, produksi organik sudah sertifikasi, sistem rice 9 ton per hektar. Ini jadi orientasi pertanian masa depan,” terangnya mencontohkan dari salah satu desa lain di Ngawi.
Wakil Bupati Ngawi tersebut juga memberikan pemahaman bahwasanya butuh kerja keras dan fokus serta bekerja terus menerus dari berbagai pihak. Sementara untuk mesin-mesin dan modernisasi pertanian akan difasilitasi oleh pemerintah.

Dalam sambang desa ini, Ony dibersamai oleh Ketua DPRD Ngawi Dwi Rianto Jatmiko yang dalam sambutannya menyampaikan bahwa pondasi perekonomian dan pembangunan sudah ada di Ngawi, kita tinggal melanjutkan agar semakin memberi manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat.
“Desa punya peluang dan potensi yang sangat luar biasa untuk terus dikembangkan dengan mengoptimalkan penyerapan dana DD dan ADD,” terangnya.
Antok, sapaan ketua DPRD Ngawi menyebutkan bahwa desa dapat merencanakan skala prioritas pembangunan sesuai potensi dan desa dan Pemkab serta DPRD Ngawi siap mendukung pembangunan di desa.
“Meski ada disparitas kesenjangan antar desa, hendaknya tidak menjadi masalah bersama, pemberdayaan Bumdes menjadi salah satu kunci utama dalam menggerakkan perekonomian di desa,” imbuhnya.
Dalam kesempatan tersebut Antok juga mengungkapkan bahwa peran serta masyarakat dan perangkat desa dalam pembangunan sangat diperlukan dalam kerangka membangun ekonomi kreatif berdasarkan semangat gotong royong.
Beberapa warga mengusulkan banyak hal dalam sesi dialog yang dibuka dalam sambang desa tersebut. Usulan-usulan antara lain disampaikan oleh ketua tim penggerak PKK, ketua BUMDesa, ketua BPD, takmir masjid, pengurus kelompok tani, kader posyandu, karang taruna, dan tokoh-tokoh desa lainnya.
Ada beberapa usulan yang langsung direalisasikan saat itu juga, seperti pemberian bantuan bola voli untuk karang taruna dan pemberian bantuan dana untuk Jamaah Muslimatan dan Pengurus RT, serta pemberian bantuan sembako untuk warga miskin. (alfa)
































