Kabar Ngawi

Siswa Muslim SD di Ngawi Wajib Baca Tulis Alquran

Berantas buta baca tulis Al-Qur’an di kalangan siswa SD di Kabupaten Ngawi menjadi atensi utama yang di godok Komisi I DPRD setempat dituangkan dalam rancangan peraturan daerah (Raperda) tahun 2014. Dalam penjabaranya pendidikan Diniyyah Takmiliyah harus diterapkan kepada siswa muslim khusus SD. “Saat ini jam pelajaran untuk agama sesuai kurikulumnya bagi siswa SD memang sangat kurang sehingga porsinya perlu kita tambah, apalagi baca tulis Al-Qur’an saya kira sebagai hal mutlak bagi siswa muslim,” terang Maryoto, Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Ngawi, Jum’at (16/05).

Menurutnya berdasarkan informasi dari departemen agama saat ini masih banyak siswa SD hingga SMA yang masih buta huruf Al-Qur’an. “Sekarang ini orangtua kurang memperhatikan pelajaran agama anak mereka, dan lebih memilih anaknya mengikuti bimbel pelajaran lainya seperti IPA maupun Bahasa Inggris, daripada bimbel baca tulis Al-Qur’an padahal itu penting,” jelasnya lagi. Sementara Sarjono Ketua Balegda DPRD Kabupaten Ngawi mengungkapkan dalam rentang waktu dipertengahan tahun ini ada 5 Raperda atas inisiatif legislative.

Baca Juga :   Bupati Ngawi Membuka Acara Dolanan Keren Jaman Biyen

Jelasnya, pembuatan Raperda memang tercover sesuai perannya sebagai fungsi legislasi yang didalamnya membuat peraturan daerah (Perda) ditambah budgeting dan kontroling. Pembuatan Raperda menuju ketetapan Perda yang diangap vital satu bagian untuk menyelaraskan program daerah jangka menengah. Dari 5 Raperda yang dimasudkan atas inisiatif masing-masing komisi sesuai bidangnya seperti kewajiban baca tulis Al-Qur’an inisiatif Komisi I, perizinan dan penyelenggaraan praktik perawat inisiatif Komisi II, pengelolaan zakat infaq dan shodakoh atas inisiatif Komisi III dan pengelolaan sumber daya air inisiatif Komisi IV ditambah satu inisiatif Balegda yakni penanggulangan kemiskinan.

“Mengapa Raperda digodok, secara jelas untuk mengimplementasikan program daerah sesuai jangkanya baik menengah maupun panjang, meski demikian masih ditambah 6 Raperda eksekutif yang kita godok,” beber Sarjono. Beberapa Raperda baik inisiatif DPRD maupun atas rancangan eksekutif maksimalnya akan clear sebelum berakhirnya masa jabatan anggota DPRD Kabupaten Ngawi 2009-2014.

– SiagaIndonesia

Tags
Show More

KampoengNgawi

Media bebas yang menampilkan informasi seputar Ngawi, kabar ngawi, kabar desa, pemerintahan, pendidikan, budaya, dan lainnya. Email : redaksi@kampoengngawi.com

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

17 + 20 =

Back to top button
Close