-
Berfoto bersama siswa dan guru dalam suasana meriah di Hari Guru Nasional. Foto-Rsp
Hari Guru Nasional memang memberikan sebuah momen yang spesial bagi siswa maupun tenaga didik atau guru. Suguhan Mulia dan Spesial di Hari Guru kemarin (Senin,28/11) dilaksanakan di SMP Muhammadiyah 5 Ngawi (SMP Mulia). Kegiatan peringatan Hari Guru di SMP Mulia ini memang sengaja dikemas secara spesial.
Seperti informasi yang disampaikan oleh salah satu guru di SMP Mulia kepada redaksi KampoengNgawi, dalam event ini justru yang banyak eksis adalah siswa – siswi SMP Mulia. Kegiatan ini secara spesial dimotori oleh IPM (Ikatan Pelajar Muhammadiyah) yang mendapat bimbingan dari Tim Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan.
Dalam event ini para siswa menuliskan kata – kata puitis, harapan – harapan, dan bahkan ada yang berupa curhat (kekaguman pada sosok guru tertentu dan ada yang berupa penyesalan karena kebandelan mereka).
Curahan hati tersebut ditulis di lembaran kertas yang digulung rapi berpita kemudian dimasukkan botol yang digantung. Guru – guru yang hampir semuanya terlibat dalam acara ini kemudian mengambil ucapan dalam botol tersebut secara acak dan wajib membacakannya di forum dengan penuh penghayatan. Saat membacakan kalimat mutiara ada kejutan bunyi – bunyian petasan dengan ada asap orange dan biru, sangat meriah.
Selain itu, para siswa ternyata juga telah mengumpulkan tali asih yang berupa kado, isinya beragam. Secara seremonial, ada tim Latihan Baris Berbaris IPM dan Hisbul Wathon (HW) telah menyiapkan bentuk sajian yang berupa formasi LBB unik juga dengan diiringi lagu Hymne Guru serta musikalisasi puisi.
[quote]
Dalam sambutannya Kepala SMP Mulia ,Drs. Hadi Mustofa, M.Pd.I. menyampaikan bahwa, acara semacam ini tidak hanya sekedar seremonial belaka, tapi mewujudkan visi misi sekolah yakni Pembentukan Karakter terutama dalam siswa.
[/quote]
Hadi juga menyampaikan bahwa di zaman sekarang siswa rentan sekali bahkan tidak ada rasa hormatnya kepada para guru. Jadi, guru dan siswa harus bersinergi mewujudkan bagaimana caranya supaya proses pendidikan tetap kondusif, sehingga menimbulkan kenyamanan dalam proses pembelajaran dan pembentukkan karakter dan akhlaq yang terpuji.(rsp/cse)
































