East Java Scout Challenge

Wakil Gubernur Jatim Gus Ipul selaku Ketua Kwarda Jatim meresmikan dimulainya East Java Scout Challenge Jatim 2015, di Bumi Perkemahan Nogosaren Gending, Probolinggo, Jum’at (6/2) malam.

East Java Scout Challenge bertujuan merealisasikan pendidikan berkarakter, berkebangsaan dan mempunyai ketrampilan kreatif, khususnya bagi adik-adik Pramuka di lingkungan MI se Jawa Timur, namun tetap dalam suasana yang menyenangkan. Pramuka mengajarkan kegembiraan supaya menjadi orang yang selalu penuh kebahagiaan, mengajarkan mencintai sesama makhluk Tuhan, baik sesama manusia, tumbuhan, hewan, itulah sesungguhnya pramuka. Pramuka Tumbuhkan Generasi Berkarakter Melalui East Java Scout Challenge.

Dalam kesempatan itu Gus Ipul mengatakan,East Java Scout Challenge merupakan salah satu panggung/ wadah untuk mendorong masyarakat, guru dan orang tua untuk kembali menjadikan Pramuka sebagai bagian dari pendidikan, yang bisa menjadi modal bagi kehidupannya kelak. “Kita tumbuhkan generasi penerus yang berkarakter melalui East Java Sout Challenge,” ujarnya.

Dengan berbagai tantangan dan pelatihan yang digelar melalui East Java Scout Challenge ini diharapkan akan menghasilkan adik-adik Pramuka yang berani, percaya diri, sopan, dan kaya dengan nilai-nilai kemanusiaan.

“Pramuka kegiatan yang akan memberikan kegiatan yang berdampak positif, yang diharapkan dapat membentuk watak generasi muda yang berbudi pekerti luhur, bersemangat dan percaya diri,” imbuhnya.

Untuk Indonesia, baru Jawa Timur untuk pertama kali diselenggarakan East Java Scout Challenge ini. Perkemahan diikuti 200 ribu adik-adik kelas 5 dan 6 Madrasah Ibtida’iyah (SD) berasal dari 38 Kab/ kota. Nantinya, setiap kab/ kota dipilih 3 regu putera dan 3 regu putri untuk memasuki babak final di tingkat provinsi Jatim.

“Kalaupun tidak menang, dengan mengikuti East Java Scout Challenge ini adik-adik memeproleh pengalaman yang berharga untuk dijadikan modal mencapai cita-citanya di masa mendatang,” katanya .

Sebagai Pramuka harus terampil, tangguh, dan tidak mengenal putus asa, lanjutnya, maka, adik-adik harus belajar menjadi orang pintar, berakhlaq, punya sopan santun, baik kepada orang tua yang kita hormati, sopan santun kepada saudara maupun teman-teman, dan sopan santun terhadap sesama makhluk Tuhan.

“Saya harapkan, melalui kegiatan East Java Scout Challenge, Pramuka yang berada di lingkungan SD/ MI seluruh Jatim memiliki pemikiran yang cerdas, budi pekerti yang baik, jiwa yang tangguh, dan ketrampilan yang unggul,” ujarnya, lalu mengajak adik-adik Pramuka menyanyikan bersama kakak-kakak pembina dan adik-adik peserta sebuah lagu yang berjudul ‘Disini senang disana senang’ sambil tepuk tangan.

Penyelenggaraan East Java Scout Challenge terbagi dalam enam regional, yaitu

Regional 1 (Kota Pasuruan, Kab Pasuruan, Kota Batu, Kota Kediri, Kab Kediri, Kota Malang, Kab Malang) akan mulai camp ground di Coban Rondo – Malang mulai 9 peb – 22 Maret.

Regional 2 (Kota Blitar, Kab Blitar, Pacitan, Trenggalek, Ponorogo, Nganjuk dan Tulungagung) akan mulai camp ground tgl 23 Peb – 7 April di Serut Blitar.

Regional 3 ( Sampang, Pamekasan, Bangkalan dan Sumenep), camp ground mulai 23 peb – 22 Maret, di Sumenep.

Regional 4 ( Kota Mojokerto, Kab Mojokerto, Gresik, Sidoarjo, Jombang dan Surabaya), mulai camp ground 3 Agust – 8 Sept di Jombang

Regional 5 (Kota Probolinggo, Kab Probolinggo, Situbondo, Lumajang, Banyuwangi, Jember, Bondowoso) mulai 3 Agustus – 15 September camp Ground di PDAM Madiun.

Di waktu yang sama Regional 6 (Kota Madiun, Kab Madiun, Magetan, Ngawi, Tuban, Lamongan, dan Bojonegoro) juga melakukan camp ground di Kebun Sampit – Bondowoso. Di akhir pelaksanaan East Java Scout Challenge nanti, regu pemenang akan berangkat ke camp Amerika pada tgl. 15-24 Nopember.

Petunjuk Teknis — Klik Di sini
Presentasi Petunjuk — Klik Di sini

|Biro Humas Provinsi Jatim

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest