KPU Ngawi Launching Rumah Pintar Pemilu Radjiman Wedyodiningrat

KPU Ngawi Launching Rumah Pintar Pemilu Radjiman Wedyodiningrat. Foto-Alfa


NGAWI – KPU Ngawi Launching Rumah Pintar Pemilu Radjiman Wedyodiningrat, Rabu (12/04/2017). Kurang lebih ada 100 undangan yang hadir dalam acara yang digelar di halaman KPU Ngawi itu.

Nampak hadir Bupati Ngawi, Polres, DanArmed, DPRD, Forpimda, Pengurus Parpol, Akademisi, Ormas, Mahasiswa, Pelajar, Pegiat Demokrasi, Budayawan, SKPD, dan beberapa komunitas masyarakat.

Adapun fungsi Rumah Pintar Pemilu (RPP) adalah sebagai wadah/ruang edukasi politik dan sistem demokrasi di Indonesia. Hal ini merupakan tuntutan dari era kemajuan zaman akan pentingnya model pembelajaran unik dan kompleks bagi generasi cerdas yang menjadi ujung tombak proses demokrasi demi kemajuan bangsa. Selain itu juga bisa dijadikan sebagai destinasi wisata edukatif, letaknya strategis di dekat Benteng Pendem, sehingga bisa lebih mudah aksesnya.

“RPP sebagai media belajar tentang konsep pendidikan pemilu bagi masyarakat luas, terdiri dari 3 ruang yaitu ruang audiovisual, ruang simulasi TPS dan ruang display,” terang Samsul Wathoni, Ketua KPU Ngawi dalam sambutannya.

Penggunaan nama Radjiman Wedyodiningrat, menurut Toni, dipilih setelah tim KPU melakukan napak tilas sejarah kepahlawanan beliau sebagai ketua Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI). Berangkat dari semangat beliau dalam literasi buku-buku sejarah dan karya-karya beliau dalam penyusunan konsep kenegaraan, menjadi inspirasi tersendiri agar RPP ini menjadi ruang belajar tentang sejarah demokrasi.

Sedangkan Komisioner KPU Jatim, Khoirul Anam, S.Pd dalam sambutannya menyampaikan bahwa peluncuran RPP di seluruh Indonesia merupakan momentum yang tepat dalam proses penyelenggaraan pemilu.

“Peluncuran RPP di seluruh Indonesia adalah momentum yang tepat bagi bangsa ini untuk terus menjalankan lokomotif perubahan dalam proses pemilu yang berkualitas dan berkeadilan,” tegasnya.

Masih disampaikan oleh Khoirul Anam, KPU merupakan penyelenggara demokrasi yang inklusif, terbuka dan ramah menyambut warga untuk belajar di RPP. Baru ada 20 RPP di Jawa Timur dan Ngawi termasuk didalamnya.

Terkait potensi RPP sebagai obyek wisata perlu dukungan dari pemerintah daerah. Dengan berkunjung ke RPP, banyak sekali pengetahuan yang dapat digali mulai dari sejarah pemilu sejak awal kemerdekaan hingga berbagai sistem pemilu di negara-negara seluruh dunia.

“Ada banyak sekali buku-buku dan media literatur yang akan dikembangkan di RPP ini. Ibarat sekolah, saat kita masuk kelas belum paham demokrasi, setelah keluar dari RPP kita sudah cerdas tentang demokrasi,” imbuhnya.

Beberapa program dari KPU untuk pengembangan RPP ini akan ada kelas pemilu, pengembangan kurikulum pemilu, pendidikan dan pelatihan masyarakat/komunitas penggiat demokrasi serta edukasi ke masyarakat luas tentang kepemiluan. (alfa)

Related Post

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

Tentang Redaksi

KampoengNgawi

KampoengNgawi merupakan media bebas yang menampilkan informasi seputar Ngawi dari semua sektor dan kondisi yang ada di Ngawi dan semua hal yang terkait dengan Ngawi.

Kirim press release, artikel, liputan, jadwal event ke:
redaksi[at]kampoengngawi.com