NGAWI — Pengabdian mahasiswa di lingkungan masyarakat bisa dilakukan dengan berbagai cara. Terlebih di masa pandemi COVID-19 saat ini, banyak program dari Kuliah Kerja Nyata (KKN) dilaksanakan dari rumah.
Seperti yang dilakukan oleh Wahyu Titana, mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang, ia berinisiatif untuk membantu pelaksanaan program Posyandu Merpati II di dusun Teluk, desa Sambirejo, Mantingan, Sabtu (24/10/2020).
Menurut Wahyu, kesehatan balita merupakan salah satu hal yang penting dan harus selalu diperhatikan, baik dari orang tua maupun pemerintah yang sejak lama telah mempunyai program posyandu.
Dalam rangka pemantauan dan peningkatan kesehatan ibu dan anak, pemerintah desa Sambirejo, Mantingan bekerjama dengan puskesmas setempat untuk penyelenggaraan posyandu pada setiap bulannya.
Bagi Wahyu, ikut serta membantu di posyandu menambah wawasannya sebagai seorang mahasiswa. Kegiatan posyandu yang dilakukan satu bulan sekali tersebut bertujuan untuk memantau tumbuh kembang batita, balita, ibu hamil, serta ibu menyusui.
Sementara itu, Suwarti, Ketua Posyandu Merpati II dusun Teluk-Sambirejo menyampaikan bahwa di masa pandemi ini, kader-kader di posyandu selalu menerapkan protokol kesehatan, yang paling utama yaitu 3 M, Memakai masker, Mencuci tangan pakai sabun, dan Menjaga jarak.
“Petugas poyandu atau kader juga memakai faceshield saat bertemu dengan ibu dan balita,” ujarnya.
Lebih lanjut Suwarti menjelaskan beberapa kegiatan yang dilaksanakan di posyandu meliputi penimbangan, pengukuran tinggi badan, imunisasi bagi balita, juga pengecekan kandungan bagi ibu hamil. (*/kn)
































