NGAWI — Kabupaten Ngawi dinyatakan berstatus Zona Merah (risiko tinggi) penyebaran kasus COVID-19. Diketahui dari data update per 23 Juni 2021, jumlah kumulatif warga yang terinfeksi COVID-19 tercatat 2.899 orang, 2.505 orang telah dinyatakan sembuh, 297 orang meninggal dunia, dan 97 orang adalah kasus aktif atau masih dirawat.
Lonjakan kasus penyebaran COVID-19 di kabupaten Ngawi dalam satu pekan terakhir memang naik. Menurut catatan dari Satuan Tugas (Satgas) Kuratif COVID-19 Jawa Timur, ada kenaikan dua kali lipat dari pekan sebelumnya.
Hal tersebut berdampak pada tingkat keterpakaian tempat tidur (Bed Occupancy Rate/BOR) untuk pasien di rumah sakit yang berada di kabupaten Ngawi, yang memberikan label status merah sesuai dengan zonasi peta risiko penyebaran COVID-19 nasional.
Berikut ini adalah tabel Data Keterisian Tempat Tidur untuk COVID-19 di Kabupaten Ngawi per 23 Juni 2021 yang dilaporkan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) kabupaten Ngawi :

Dinkes Ngawi menyebutkan dari 97 kasus aktif COVID-19, 39 orang dirawat di RSUD Dr. Soeroto Ngawi, 14 orang dirawat di RS Widodo Ngawi, 23 orang di RS At-Tin Ngawi, 1 orang di RS Dolopo Madiun, 1 orang di RSUD Dr.Suehadi Sragen, dan sisanya 19 orang Isolasi Mandiri. (cst)
































