Pemerintah Kabupaten Ngawi mulai menyosialisasikan rencana revitalisasi Pasar Beran dengan memprioritaskan pembangunan area perluasan pasar. Kegiatan yang dibuka langsung oleh Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko pada Kamis (30/7/2026) tersebut sekaligus menegaskan komitmen pemerintah untuk menjaga aktivitas pedagang tetap berjalan selama proses pembangunan berlangsung.
Dalam sosialisasi itu, Antok menyampaikan bahwa tahap awal revitalisasi difokuskan pada perluasan pasar untuk menjawab meningkatnya kebutuhan ruang usaha dan fasilitas pendukung, termasuk area parkir yang selama ini dinilai belum memadai.
Ia memastikan para pedagang tetap dapat berjualan seperti biasa selama proses pembangunan berlangsung. Pemerintah memilih menyelesaikan area perluasan terlebih dahulu sebelum melanjutkan renovasi pasar eksisting.
“Perluasan ini menjadi prioritas terlebih dahulu. Setelah area baru selesai dibangun, baru pasar yang lama direnovasi sehingga pedagang tidak perlu direlokasi sementara,” ujarnya.
Menurut Antok, rencana pengembangan Pasar Beran sebenarnya telah disusun sejak 2018 dan sempat masuk dalam Program Strategis Nasional. Namun pelaksanaannya tertunda akibat pandemi Covid-19 serta perubahan prioritas anggaran pemerintah pusat.
Kini program tersebut kembali dilanjutkan melalui kolaborasi pendanaan antara Pemerintah Kabupaten Ngawi dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Selain menyiapkan pembangunan kawasan pasar, Pemkab Ngawi juga akan melibatkan pedagang dalam penyusunan konsep penataan. Masukan terkait desain kios, akses pengunjung, hingga pengaturan kawasan akan menjadi bagian dari perencanaan agar revitalisasi benar-benar menjawab kebutuhan di lapangan.
“Pembangunan ini harus memberikan manfaat yang lebih baik dibanding sebelumnya, baik dari sisi akses, aktivitas perdagangan maupun peningkatan kesejahteraan pedagang,” katanya.
Melalui revitalisasi ini, Pasar Beran diharapkan tidak hanya tampil lebih tertata dan nyaman, tetapi juga semakin mampu mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat. Dengan pasar yang berkembang sesuai kebutuhan pedagang dan pengunjung, keberadaannya diharapkan tetap menjadi salah satu penggerak utama perekonomian lokal.
Telah Dilihat : 5































