Hilirisasi tembakau di Kabupaten Ngawi kembali menggeliat. Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono meresmikan operasional pabrik pengolahan hasil tembakau milik CV Megah Sejahtera di Desa Jatipuro, Kecamatan Karangjati, Selasa (18/8/2026), yang diproyeksikan membuka peluang kerja bagi sekitar 400 tenaga kerja lokal.
Dalam sambutannya, Ony mengatakan, bangkitnya kembali aktivitas hilirisasi tembakau menjadi langkah penting untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan. Menurutnya, Karangjati secara historis dikenal sebagai salah satu sentra produksi tembakau terbaik di Kabupaten Ngawi.
“Kami ingin hilirisasi tembakau kembali menjadi kegiatan ekonomi yang menyejahterakan, tidak hanya bagi petani, tetapi juga bagi pekerja dan masyarakat sekitar,” ujar Ony.
Ia mengungkapkan, pada masa kejayaannya, Karangjati pernah memiliki hingga 35 perusahaan rokok. Namun, aktivitas industri tersebut mengalami penurunan drastis setelah 2010 akibat berbagai regulasi dan masuknya produk substitusi.
Ony juga menyoroti peran strategis Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) yang turut mendukung pembiayaan sektor kesehatan daerah. Menurutnya, usaha yang dikelola dengan baik dan sesuai regulasi dapat memberikan manfaat ekonomi sekaligus membuka lapangan kerja bagi masyarakat.
“Semoga ini menjadi awal dari bertambahnya jumlah pabrik di Ngawi, sehingga petani tembakau memiliki posisi tawar yang lebih baik pascapanen dan harga tembakau menjadi lebih stabil,” tambahnya.
Pemkab Ngawi berharap investasi tersebut menjadi pemantik bagi masuknya lebih banyak usaha pengolahan hasil tembakau. Dengan demikian, potensi pertanian tembakau tidak berhenti pada produksi, tetapi terus berkembang menjadi sumber nilai tambah dan peluang ekonomi bagi masyarakat.
Telah Dilihat : 11































