Ngawi Tourism Festival 2018 Sebagai Ajang Mengenalkan Potensi Wisata

Ngawi Tourism Festival - Negeri Ngawi Ramah. Foto-Istimewa

NGAWI — Kabupaten di ujung barat provinsi Jawa Timur yang berbatasan langsung dengan provinsi Jawa Tengah ini menawarkan berbagai keindahan alam dan banyak destinasi pariwisata lain yang patut untuk anda kunjungi.

Pertama kali digelar, Ngawi Tourism Festival menyedot warga Ngawi untuk datang ke Alun-alun merdeka Ngawi, venue acara tersebut. Bahkan ada dua tourist asal Perancis dan Austria yang turut menyaksikan kemeriahan Ngawi Tourism Festival.

Acara ini dimaksudkan untuk sosialisasi berbagai tempat wisata, komunitas, dan mengenalkan aplikasi pariwisata Ngawi. Dengan adanya aplikasi ini, membantu masyarakat untuk mendapatkan berbagai informasi
seputar pariwisata, kebudayaan, kuliner, dan transportasi yang ada di Ngawi.

Pencipta aplikasi ini sendiri juga para pemuda asli Ngawi, yakni Choiri Setiawan, Muslim Sidiq, dan beberapa timnya. Meski tidak bisa hadir ke acara Ngawi Tourism Festival, namun pemandu acara menghimbau agar masyarakat Ngawi memiliki aplikasi ini agar melek pariwisata.

Ngawi Tourism Festival 2018 Sebagai Ajang Mengenalkan Potensi Wisata. Acara dimulai sekitar pukul 19.00 WIB diawali dengan penampilan keren musik kontemporer asal Sine, Anglur Selur. Dengan alat-alat tradisional seperti bambu, menghasilkan musik etnik yang enak didengar, terlebih saat vocalis menyanyikan lagu orek-orek.

Acara ini didukung pula dari HIPMI (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia). Berjejer stand-stand
yang dikelola para anggota HPMI ini, berbagai stand tersebut menawarkan produk unggulan yang ada di
Ngawi.

Dalam laporan kegiatan yang disampaikan oleh Totok selaku kepala bidang Pariwisata, Dinas Pemuda, Pariwisata, dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Ngawi juga menuturkan merasa senang karena acara ini bisa terlaksana.

“Saya merasa pariwisata Ngawi ini memang harus diperkenalkan, melalui acara ini sekaligus sebagai sosialisasi tempat wisata yang ada di Ngawi,” ungkapnya.

Acara berlangsung hingga pukul 23.00 WIB dengan penampilan live music. Para pengunjung semakin dimanjakan dengan adanya stand kuliner yang memadati area alun-alun tengah, tepatnya di
jalan depan pendopo Wedya Graha Ngawi.

Menikmati aneka kuliner diiringi dengan live music, secara resmi memang Ngawi Tourism Festival sudah ditutup pada pukul 23.00 WIB tadi malam. Namun acara masih berlangsung hingga pagi tadi Minggu (23/09/2018), turut memeriahkan Car Free Day. (fri/cse)

Related Post

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

Tentang Redaksi

KampoengNgawi

KampoengNgawi merupakan media bebas yang menampilkan informasi seputar Ngawi dari semua sektor dan kondisi yang ada di Ngawi dan semua hal yang terkait dengan Ngawi.

Kirim press release, artikel, liputan, jadwal event ke:
redaksi[at]kampoengngawi.com