Giri Bolo Sangat Potensial Dijadikan Kawasan Wisata Edukatif. Foto-KN
TULUNGAGUNG – Menjadi salah satu lembaga yang fokus dalam pemberdayaan, pelatihan, dan pembinaan, KampoengEdukasi memetakan potensi dari Desa Bolorejo, Kecamatan Kauman, Kabupaten Tulunggagung untuk dipersiapkan menjadi desa wisata, Rabu (15/11/2017).
Bertempat di kawasan Giri Bolo, Pemerintah Desa Bolorejo melalui Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Bolowoods mengundang KampoengEdukasi untuk merancang dan mendesain wisata yang cocok sesuai potensi lokal. KampoengEdukasi sendiri merupakan salah satu lembaga dari Ngawi yang bisa memberikan berbagai pertimbangan untuk membangun sebuah kawasan wisata edukasi, area outbound, hiking track area, camping ground, dan tentunya juga lengkap dengan bimbingan teknis serta penanganan gawat daruratnya.
Giri Bolo merupakan sebuah bukit yang sebelumnya digunakan sebagai pemakaman cina yang sudah ada sejak zaman belanda dan saat ini kontraknya telah habis. Selain itu, di area ini terdapat makam dari Nyi Roro Kembang Sore yang sangat erat hubungannya dengan cikal bakal tentang Kabupaten Tulungagung.
Dalam penjelasannya, Wahyu, Penasehat Pokdarwis Bolowoods, mengatakan bahwa Giri Bolo mempunyai sejarah panjang terkait dengan terbentuknya Kabupaten Tulungagung. Akan tetapi sekarang sudah mulai pudar kedudukanya di masyarakat.
“Selain karena tempat ini sudah habis kontrak, kami ingin mengangkat kembali sejarah Giri Bolo dengan Nyi Roro Kembang Sore dengan mengoptimalkan area yang ada untuk sebuah wisata,” terang Wahyu.
Sementara itu Dodi Kurniadi Wibowo, Ketua Tim Survei KampoengEdukasi menyampaikan bahwa Giri Bolo mempunyai potensi yang unik dan tidak ada di tempat lain. Di antaranya adalah pemandangan luas melihat Kabupaten Tulunggagung dan juga potensi sejarah tulungagung, sehingga akan cocok sekali untuk sebuah destinasi wisata. Giri Bolo Sangat Potensial Dijadikan Kawasan Wisata Edukatif.
“Dari [tooltip title=”bentang darat merujuk pada susunan daerah tanah dan representasi visualnya”]lanskap[/tooltip] yang telah kita survey, Giri Bolo juga bisa dimanfaatkan sebagai tempat perkemahan yang menarik dengan berbagai perlengkapan outbound yang memadai,” ujar Dodi.
Dari kegiatan survey Tim KampoengEdukasi yang terdiri dari Training Consultant, Ahli Pemetaan, serta Master Trainer tentunya merupakan langkah awal untuk bisa segera mewujudkan kawasan ini sebagai alternatif wisata khusus.(kn/ske/cse)































