Kondisi TK Kesongo, Kedungputri yang ambruk hari ini. Foto-KN
PARON – Robohnya bangunan sekolah Taman Kanak-kanak di Dusun Kesongo, Desa Kedungputri, Paron pagi ini, Kamis (02/02/2017) menimbulkan kepanikan bagi peserta didik, pengajar dan warga sekitar.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 09.30 tersebut tanpa didahului tanda-tanda bangunan akan roboh. Cuaca sekitar juga tidak sedang turun hujan.
Korban TK Ambruk Dirawat di Bidan Desa dan Puskesmas ada yang sudah dipulangkan, ada pula yang dirujuk ke RS. Berikut data-data korban ambruknya gedung TK PKK Kedungputri III,
Untuk korban yang dirawat Bidan Desa Kedungputri dan sudah diperbolehkan pulang antara lain:
- Anggun, luka robek di kepala belakang mendapat 3 jahitan.
- Zaky, Luka ringan lecet di dagu
- Pambayun, luka lecet di bawah hidung
Sementara itu untuk korban yang di rawat di Puskesmas Widodaren antara lain:
- Nur Diati (Guru Tk) luka robek di bagian kepala atas, dan memar di bahu
- Adelia Eka Purwanti, luka lecet di tangan kanan
- Nurin Ratika Zaidah, luka memar di bawah lutut
- Iqbal saputra, luka dagu robek, lecet pelipis kiri, kepala atas memar.
- Zahra, luka robek kepala dan mendapat 10 jahitan
- Citra, Lecet dahi dan memar bahu kiri
- Satrio, luka bengkak pergelangan tangan kiri, bibir bawah robek, kepala belakang lecet, siku kanan lecet
Dari ke-tujuh korban yang dirawat di Puskesmas Widodaren ini, korban bernama Zahra dirujuk ke RSUD dr Soeroto Ngawi atas permintaan pihak keluarga.
Sedangkan 3 korban yang dirawat di Bidan Desa Kayut, Kecamatan Gerih Alhamdulillah juga sudah diperbolehkan pulang, yakni:
- Umi wijayanti (guru TK), luka robek di kepala kiri dan mendapat 2 jahitan
- Abit, luka lecet di tangan kiri
- Zaila, luka lecat di tangan kanan
Dari pantauan redaksi ,gedung TK yang hampir 90 persen ambruk ini tidak menimbulkan korban jiwa, namun memang ada beberapa siswa yang mendapatkan perawatan intensif. (KN/Cse)
































