Pemerintah Kabupaten Ngawi mendukung ekspor perdana PT Royal Regent Manufacturing sebagai langkah mendorong investasi dan pertumbuhan ekonomi daerah. Kegiatan ini berlangsung di PT Royal Regent Manufacturing, Jalan Raya Ngawi–Caruban, Desa Prandon, Rabu (22/4/2026).
Ekspor perdana ini mencakup ribuan karton produk mainan yang dikirim ke pasar internasional, sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam industri ekspor mainan global.
Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko, menyampaikan bahwa iklim investasi di Ngawi terus diperkuat melalui pelayanan yang ramah dan kondusif bagi pelaku usaha.
“Kami berkomitmen menciptakan suasana yang aman dan nyaman bagi investor. Ketika pelayanan baik, investor justru akan menjadi promotor bagi daerah,” ujarnya.
Ia menambahkan, investasi membawa dampak luas tidak hanya pada penyerapan tenaga kerja, tetapi juga memunculkan aktivitas ekonomi baru seperti UMKM, kos-kosan, dan usaha kuliner di sekitar kawasan industri.
Direktur Utama PT Royal Regent Manufacturing, Felix, menyebut ekspor perdana ini sebagai langkah awal untuk memperluas pasar global sekaligus berkontribusi bagi daerah.
“Kami berharap dapat terus meningkatkan daya saing dan memberikan dampak positif bagi perekonomian, khususnya di Ngawi,” katanya.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Jawa Timur II, Agus Sudarmadi, menjelaskan bahwa perusahaan telah memperoleh fasilitas Kawasan Berikat yang mendukung kegiatan ekspor melalui kemudahan bea masuk bahan baku.
“Dampaknya tidak hanya pada industri, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru di masyarakat,” jelasnya.
Sebagai langkah lanjutan, Pemerintah Kabupaten Ngawi akan terus memperkuat sinergi dengan pelaku usaha dan pemerintah pusat guna menjaga keberlanjutan investasi serta memperluas pasar ekspor. Upaya ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, meningkatkan daya saing daerah, serta membuka lebih banyak peluang kerja bagi masyarakat.
Telah Dilihat : 7































