Peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-20 Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Ngawi menjadi momentum memperkuat sinergi perangkat desa dan pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Kegiatan yang dirangkaikan dengan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) PPDI di Pendopo Wedya Graha, Kamis (9/7/2026), turut dihadiri Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono, Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko, serta Ketua DPRD Ngawi Yuwono Kartiko.
Dalam sambutannya, Ony menegaskan perangkat desa memiliki peran strategis sebagai ujung tombak pelayanan masyarakat sekaligus penentu kualitas pembangunan daerah.
“Prestasi Kabupaten Ngawi merupakan agregasi dari desa-desa yang baik. Karena itu, perangkat desa memiliki peran penting sebagai ujung tombak pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia mengatakan pembangunan tidak hanya berfokus pada aspek fisik dan ekonomi, tetapi juga penguatan karakter, budi pekerti, serta etos kerja masyarakat. Karena itu, perangkat desa diminta menjaga integritas dan mengedepankan semangat pengabdian dalam menjalankan amanah.
“Jaga niat pengabdian. Berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat karena setiap kebaikan yang dilakukan akan menjadi amal yang terus mengalir manfaatnya,” katanya.
Ony juga mengajak jajaran pemerintah, mulai camat, kepala desa hingga perangkat desa, untuk aktif hadir di tengah masyarakat melalui gerakan “Subuh Bergerak”. Langkah tersebut dilakukan guna memastikan kelompok rentan, seperti warga dengan rumah tidak layak huni, lansia sebatang kara, dan masyarakat marginal, mendapatkan perhatian yang diperlukan.
Ia berharap momentum Harlah ke-20 PPDI dapat memperkuat semangat pengabdian dan kolaborasi dalam mendukung terwujudnya Ngawi yang tumbuh, berdaya, dan berbudaya.
Momentum Harlah ke-20 PPDI menegaskan bahwa kemajuan daerah berawal dari desa yang dikelola secara profesional, berintegritas, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Telah Dilihat : 5































