Persinga Ngawi menapaki babak 16 besar kompetisi Divisi Utama (DU) musim 2014 dengan mulus. Laskar Ketonggo –julukan Persinga– mampu menaklukkan Persebo Bondowoso di Stadion Ketonggo, Ngawi kemarin (2/9) dengan skor tipis 1-0 (0-0). Raihan victory ini sekaligus menambah catatan sejarah tim yang berlabel debutan DU tersebut. ‘’Ini modal awal dan catatan sejarah untuk Persinga,’’ kata manajer Persinga Dwi Rianto Jatmiko.
Dia menambahkan agar Persinga lolos ke babak 8 besar harus mampu menyapu bersih laga kandang. Termasuk menargetkan hasil positif tiga kali away. Pada babak 16 besar Persinga tergabung satu grup dengan Persebo Bondowoso, Persiwa Wamena dan Pusamania Borneo FC. Antok menambahkan, status tim debutan justru membuat M Zamnur dkk termotivasi. Hanya dia mewaspadai Pusamania Borneo FC yang memiliki kedalaman skuad cukup bagus. Lantaran diperkuat delapan pemain yang sudah berkiprah di sejumlah tim ISL. ‘’Persinga tetap optimistis memberikan yang terbaik untuk warga Ngawi,’’ ujarnya.
Perjuangan tak kenal lelah sudah dipertontonkan M Zamnur dkk saat menjamu Persebo kemarin. Tim tamu memberikan perlawanan sengit dan cenderung melakukan permainan kasar. Pada babak pertama, wasit sudah mengganjar pemain Persebo tiga kartu kuning. Tak jauh beda, Persinga justru terpancing sehingga dua pemainnya ikut diberi hukuman kartu kuning. Petaka bagi Persebo justru terjadi jelang pertandingan usai. Pada menit ke-88, bomber Persinga Zuhri Dwi S berhasil mencetak gol. Sebiji gol pemain yang pantas menyandang man of the match laga kemarin ikut mengantarkan timnya meraih 3 poin.
Gol yang dicetak menit akhir ini pula akan dijadikan evaluasi. Menurut Antok, permainan Persinga mudah dibaca lawan. Striker andalan Persingan, Slamet ‘Larso’ Hariadi pun dimatikan pergerakannya. Sepertinya Persebo memang sengaja menerapkan startegi man to man marking agar Larso tidak leluasa bergerak. ‘’Masih ada beberapa evaluasi, ini harus dituntaskan sebelum awaye ke kandang Persiwa,’’ imbuhnya.
Sementara, coach Persebo Bondowoso Bambang Sumantri cukup uring-uringan timnya di kalahkan tuan rumah. Menurutnya, dari segi permainan timnya tidak kalah. Hanya, dia sangat kecewa dengan sejumlah keputusan wasit yang dinilai kontroversial sehingga merugikan timnya.’’Yang jelas saya merasa tidak kalah hari ini,’’ pungkasnya.
|RadarMadiun
































