Kabar Ngawi

Begini Jawaban Pemkab Ngawi Terkait Kritikan Terhadap Konser Tombo Kangen In Memoriam Didi Kempot

NGAWI — Pemerintah Kabupaten Ngawi melalui akun resmi Facebooknya mencoba memberikan pengertian kepada warganet yang menyampaikan kritikan atas penyelenggaraan Konser Digital Tombo Kangen in Memoriam Didi Kempot.

Salah satu warganet dengan akun Jaal Strings menyampaikan kritikannya di salah satu unggahan Facebook Fans Page @PemkabNgawi, yang menanyakan terkait artis luar ngawi yang bebas masuk tanpa karantina.

“Warga asli Ngawi di perantauan jika pulang harus karantina mandiri 14 hari, sedangkan artis luar ngawi bebas masuk ke ngawi tanpa karantina. Hai ngawiku dimana keadilan?” tulis Jaal Strings.

Lebih lanjut, Jaal Strings juga menambahkan terkait hajatan yang dilarang dan peraturan yang dilanggar di wilayah kabupaten Ngawi.

“Hajatan dilarang, hai ngawiku? apakah konser semalam mencerminkan aturan yang anda buat?
apakah anda membuat aturan untuk anda langgar sendiri? lucunya ngawiku,” imbuhnya.

Mendapatkan pertanyaan dan kritikan tersebut, akun Facebook Pemerintah Kabupaten Ngawi langsung menyampaikan jawabannya dan menjelaskan terkait esensi dari acara yang diselenggarakan.

“Terima kasih atas pertanyaannya dan perhatiannya, kami persilahkan melihat esensinya untuk penggalangan dana yang diperuntukkan bagi terdampak covid 19 secara mandiri dan inovasi, juga memperbaiki kondisi makam almarhum, didi kempot juga keluarganya,” tulis Pemkab Ngawi, Selasa (26/05/2020) jam 20.26.

Baca Juga :   Polres Ngawi Tandatangani MoU dengan Pemkab Ngawi untuk Menjaring Calon Anggota

Masih lanjutan jawaban dalam satu kolom komentar yang sama, pihak Pemkab Ngawi meminta kepada akun yang dimaksud untuk bisa melihat esensi penyelenggaraan konser.

FB/PemkabNgawi

“Anda sesama seniman silakan melihat esensi tersebut diatas, karena kami selama pelaksanaan memperhatikan protokol COVID-19 dalam gedung yang sudah memang direncanakan oleh alm. Didi Kempot dalam pelaksanaanya,” imbuh Pemkab Ngawi.

Terkait artis yang tampil dalam konser digital tersebut, di salah satu komentar lainnya menjawab akun Dadank Syaifudin, Pemkab Ngawi menjelaskan bahwa mayoritas artis berasal dari kabupaten Ngawi.

“Kami sudah menerapkan prosedur pencegahan COVID-19 dan ini artisnya lokal semua mayoritas berasal dari Kabupaten Ngawi,” terang Pemkab Ngawi.

FB/PemkabNgawi

Diketahui bahwa Konser Digital Tombo Kangen memang sebelumnya digagas oleh almarhum Didi Kempot untuk menjadi pengobat rindu masyarakat rantau yang tidak mudik serta sebagai penggalangan dana untuk penanganan dampak COVID-19.

Tetap dengan penggalangan dana, konser ini diubah menjadi Konser Digital Tombo Kangen in Memoriam Didi Kempot melibatkan artis-artis Ngawi, karena sang maestro telah berpulang pada 5 Mei 2020 dan dimakamkan di Majasem, Kendal, Ngawi. (cse)

Baca Juga :   Lowongan Jabatan Direktur PDAM dan PD Sumber Bhakti Ngawi
Tags
Show More

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

twelve − 11 =

Back to top button
Close