Wednesday, 22 April 2026
KampoengNgawi
No Result
View All Result
35 °c
Ngawi
29 ° Mon
30 ° Tue
30 ° Wed
30 ° Thu
  • Home
  • Berita
    • All
    • Hukum
    • Kabar Desa
    • Kabar Jatim
    • Kabar Nasional
    • Kabar Ngawi
    • Pemerintahan
    Pemkab Ngawi Gandeng Kejari Kawal Kebijakan Daerah dan Pengelolaan Aset

    Pemkab Ngawi Gandeng Kejari Kawal Kebijakan Daerah dan Pengelolaan Aset

    Pemkab Ngawi Lepas Ekspor Perdana Perusahaan PMA, Serap Tenaga Kerja dan Geliatkan Ekonomi

    Pemkab Ngawi Lepas Ekspor Perdana Perusahaan PMA, Serap Tenaga Kerja dan Geliatkan Ekonomi

    Wujud Transparansi dan Akuntabilitas, Kejari Ngawi Musnahkan Barang Bukti Inkracht

    Wujud Transparansi dan Akuntabilitas, Kejari Ngawi Musnahkan Barang Bukti Inkracht

    Investasi Masuk, Pemkab Ngawi Perkuat Link and Match dengan 3 Skema Serap Tenaga Kerja Lokal

    Investasi Masuk, Pemkab Ngawi Perkuat Link and Match dengan 3 Skema Serap Tenaga Kerja Lokal

    Era Digital Tuntut Respons Cepat, Pengawasan Internal Diperkuat

    Era Digital Tuntut Respons Cepat, Pengawasan Internal Diperkuat

    Rakerda TP PKK Kabupaten Ngawi Tahun 2026: Penguatan Sinergi dan Optimalisasi Peran Strategis Perempuan

    Rakerda TP PKK Kabupaten Ngawi Tahun 2026: Penguatan Sinergi dan Optimalisasi Peran Strategis Perempuan

  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
    KKN 97 UNS Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kreatif Desa Geneng Melalui Pelatihan Ecoprint dan Lilin Aromaterapi

    KKN 97 UNS Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kreatif Desa Geneng Melalui Pelatihan Ecoprint dan Lilin Aromaterapi

    Navigasi Hidup Ala Generasi Now: Rencanakan Hidup atau Hidupkan Rencana

    Navigasi Hidup Ala Generasi Now: Rencanakan Hidup atau Hidupkan Rencana

    Tempat Pensil Kreasi KKN PPM UGM dari Sampah Bungkus Makanan

    Tempat Pensil Kreasi KKN PPM UGM dari Sampah Bungkus Makanan

    Seminar Media Pembelajaran Sejarah STKIP Sidoarjo, Yudha Adyaksa Berbagi Strategi Bangun Relevansi dengan Gen Z

    Seminar Media Pembelajaran Sejarah STKIP Sidoarjo, Yudha Adyaksa Berbagi Strategi Bangun Relevansi dengan Gen Z

    Mahasiswa KKN PPM UGM Diminta Bantu Tingkatkan Status Desa Berkembang di Ngawi

    Mahasiswa KKN PPM UGM Diminta Bantu Tingkatkan Status Desa Berkembang di Ngawi

    Bekerjasama dengan Markom BMH Ngawi, SD Luqman Al Hakim Ngawi Sharing Penulisan Berita

    Bekerjasama dengan Markom BMH Ngawi, SD Luqman Al Hakim Ngawi Sharing Penulisan Berita

    Kapolsek Kendal Ngawi Beri Arahan Kamtibmas kepada Mahasiswa KKN PPM UGM

    Kapolsek Kendal Ngawi Beri Arahan Kamtibmas kepada Mahasiswa KKN PPM UGM

    Kolaborasi dengan RS Attin Ngawi, Fakultas Kedokteran Universitas Jember Selenggarakan Baksos Operasi Bibir Sumbing Gratis

    Kolaborasi dengan RS Attin Ngawi, Fakultas Kedokteran Universitas Jember Selenggarakan Baksos Operasi Bibir Sumbing Gratis

    Dukung Kemajuan Daerah Berbasis Inovasi Pendidikan, RPIN Foundation Fasilitasi Pelajar Ngawi Raih Beasiswa ke Luar Negeri

    Dukung Kemajuan Daerah Berbasis Inovasi Pendidikan, RPIN Foundation Fasilitasi Pelajar Ngawi Raih Beasiswa ke Luar Negeri

  • Wisata
    Liburan Akhir Tahun 2023, Kunjungi 4 Destinasi Wisata Ngawi Ini

    Liburan Akhir Tahun 2023, Kunjungi 4 Destinasi Wisata Ngawi Ini

    Kemenparekraf Tetapkan Bangunrejo Kidul dan Giriharjo Sebagai Desa Wisata Berkelanjutan di Kabupaten Ngawi

    Kemenparekraf Tetapkan Bangunrejo Kidul dan Giriharjo Sebagai Desa Wisata Berkelanjutan di Kabupaten Ngawi

    Pengembangan Wisata di Sumber Air Cekok Mondol Diberi Nama Taman Cendol Dawet

    Pengembangan Wisata di Sumber Air Cekok Mondol Diberi Nama Taman Cendol Dawet

    Tandatangani Berita Acara KPBU Kawasan Agrowisata Ngrambe, Bupati Merinci Fasilitas yang Akan Ditambahkan

    Tandatangani Berita Acara KPBU Kawasan Agrowisata Ngrambe, Bupati Merinci Fasilitas yang Akan Ditambahkan

    Pemuda Ngrancang Kembali Geliatkan Wisata Waduk Kali Bening Mantingan

    Pemuda Ngrancang Kembali Geliatkan Wisata Waduk Kali Bening Mantingan

    Grogol Park, Taman Bunga Cantik di Kampung Kerbau Ngawi

    Grogol Park, Taman Bunga Cantik di Kampung Kerbau Ngawi

    Trending Tags

    • daftar wisata ngawi
    • tempat wisata di ngawi
    • wisatangawi
    • aplikasi wisata ngawi
    • wisata air ngawi
  • Olahraga
  • Lainnya
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Sosial
    • Seni Budaya
    • Kuliner
    • Religi
    • Netizen
    • Tokoh
  • Home
  • Berita
    • All
    • Hukum
    • Kabar Desa
    • Kabar Jatim
    • Kabar Nasional
    • Kabar Ngawi
    • Pemerintahan
    Pemkab Ngawi Gandeng Kejari Kawal Kebijakan Daerah dan Pengelolaan Aset

    Pemkab Ngawi Gandeng Kejari Kawal Kebijakan Daerah dan Pengelolaan Aset

    Pemkab Ngawi Lepas Ekspor Perdana Perusahaan PMA, Serap Tenaga Kerja dan Geliatkan Ekonomi

    Pemkab Ngawi Lepas Ekspor Perdana Perusahaan PMA, Serap Tenaga Kerja dan Geliatkan Ekonomi

    Wujud Transparansi dan Akuntabilitas, Kejari Ngawi Musnahkan Barang Bukti Inkracht

    Wujud Transparansi dan Akuntabilitas, Kejari Ngawi Musnahkan Barang Bukti Inkracht

    Investasi Masuk, Pemkab Ngawi Perkuat Link and Match dengan 3 Skema Serap Tenaga Kerja Lokal

    Investasi Masuk, Pemkab Ngawi Perkuat Link and Match dengan 3 Skema Serap Tenaga Kerja Lokal

    Era Digital Tuntut Respons Cepat, Pengawasan Internal Diperkuat

    Era Digital Tuntut Respons Cepat, Pengawasan Internal Diperkuat

    Rakerda TP PKK Kabupaten Ngawi Tahun 2026: Penguatan Sinergi dan Optimalisasi Peran Strategis Perempuan

    Rakerda TP PKK Kabupaten Ngawi Tahun 2026: Penguatan Sinergi dan Optimalisasi Peran Strategis Perempuan

  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
    KKN 97 UNS Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kreatif Desa Geneng Melalui Pelatihan Ecoprint dan Lilin Aromaterapi

    KKN 97 UNS Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kreatif Desa Geneng Melalui Pelatihan Ecoprint dan Lilin Aromaterapi

    Navigasi Hidup Ala Generasi Now: Rencanakan Hidup atau Hidupkan Rencana

    Navigasi Hidup Ala Generasi Now: Rencanakan Hidup atau Hidupkan Rencana

    Tempat Pensil Kreasi KKN PPM UGM dari Sampah Bungkus Makanan

    Tempat Pensil Kreasi KKN PPM UGM dari Sampah Bungkus Makanan

    Seminar Media Pembelajaran Sejarah STKIP Sidoarjo, Yudha Adyaksa Berbagi Strategi Bangun Relevansi dengan Gen Z

    Seminar Media Pembelajaran Sejarah STKIP Sidoarjo, Yudha Adyaksa Berbagi Strategi Bangun Relevansi dengan Gen Z

    Mahasiswa KKN PPM UGM Diminta Bantu Tingkatkan Status Desa Berkembang di Ngawi

    Mahasiswa KKN PPM UGM Diminta Bantu Tingkatkan Status Desa Berkembang di Ngawi

    Bekerjasama dengan Markom BMH Ngawi, SD Luqman Al Hakim Ngawi Sharing Penulisan Berita

    Bekerjasama dengan Markom BMH Ngawi, SD Luqman Al Hakim Ngawi Sharing Penulisan Berita

    Kapolsek Kendal Ngawi Beri Arahan Kamtibmas kepada Mahasiswa KKN PPM UGM

    Kapolsek Kendal Ngawi Beri Arahan Kamtibmas kepada Mahasiswa KKN PPM UGM

    Kolaborasi dengan RS Attin Ngawi, Fakultas Kedokteran Universitas Jember Selenggarakan Baksos Operasi Bibir Sumbing Gratis

    Kolaborasi dengan RS Attin Ngawi, Fakultas Kedokteran Universitas Jember Selenggarakan Baksos Operasi Bibir Sumbing Gratis

    Dukung Kemajuan Daerah Berbasis Inovasi Pendidikan, RPIN Foundation Fasilitasi Pelajar Ngawi Raih Beasiswa ke Luar Negeri

    Dukung Kemajuan Daerah Berbasis Inovasi Pendidikan, RPIN Foundation Fasilitasi Pelajar Ngawi Raih Beasiswa ke Luar Negeri

  • Wisata
    Liburan Akhir Tahun 2023, Kunjungi 4 Destinasi Wisata Ngawi Ini

    Liburan Akhir Tahun 2023, Kunjungi 4 Destinasi Wisata Ngawi Ini

    Kemenparekraf Tetapkan Bangunrejo Kidul dan Giriharjo Sebagai Desa Wisata Berkelanjutan di Kabupaten Ngawi

    Kemenparekraf Tetapkan Bangunrejo Kidul dan Giriharjo Sebagai Desa Wisata Berkelanjutan di Kabupaten Ngawi

    Pengembangan Wisata di Sumber Air Cekok Mondol Diberi Nama Taman Cendol Dawet

    Pengembangan Wisata di Sumber Air Cekok Mondol Diberi Nama Taman Cendol Dawet

    Tandatangani Berita Acara KPBU Kawasan Agrowisata Ngrambe, Bupati Merinci Fasilitas yang Akan Ditambahkan

    Tandatangani Berita Acara KPBU Kawasan Agrowisata Ngrambe, Bupati Merinci Fasilitas yang Akan Ditambahkan

    Pemuda Ngrancang Kembali Geliatkan Wisata Waduk Kali Bening Mantingan

    Pemuda Ngrancang Kembali Geliatkan Wisata Waduk Kali Bening Mantingan

    Grogol Park, Taman Bunga Cantik di Kampung Kerbau Ngawi

    Grogol Park, Taman Bunga Cantik di Kampung Kerbau Ngawi

    Trending Tags

    • daftar wisata ngawi
    • tempat wisata di ngawi
    • wisatangawi
    • aplikasi wisata ngawi
    • wisata air ngawi
  • Olahraga
  • Lainnya
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Sosial
    • Seni Budaya
    • Kuliner
    • Religi
    • Netizen
    • Tokoh
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Wisata

Benteng Pendem Van Den Bosch

KampoengNgawi
Wed, 25 Jun 2014
/ Wisata
0
Benteng Pendem Van Den Bosch
987
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Ngawi sebuah kota di paling barat dari Provinsi Jawa Timur memiliki banyak objek wisata. Mulai dari Air Terjun Pengantin, Air Terjun Srambang, Perkebunan Teh Jamus maupun objek wisata yang bernilai sejarah, yakni Museum Purbakala Trinil, Monumen Soeryo, maupun Benteng Van Den Bosch.

Benteng Van Den Bosch atau lebih dikenal masyarakat sekitar dengan Benteng Pendem pada asalnya merupakan benteng pertahanan yang sengaja dibuat sebagai benteng pertahanan di area Jawa Timur bagian Barat sekaligus kamp militer tentara Belanda. Benteng Van Den Bosch dibuat oleh pemerintah kolonial pada era tahun 1839-1945.

[image src=”http://kampoengngawi.com/module/uploads/2014/06/benteng-pendem-muka.jpg” width=”225″ height=”300″ title=”Muka Benteng Bendem” align=”right”]

BACA JUGA

Rumah Adat Kranggan, Jejak Budaya yang Masih Bertahan di Kota Bekasi

Safari Ramadhan 1446 H Kedua di Budug, Kwadungan

Sebagai gambaran latar sejarah, pada abad ke-19 Kota Ngawi menjadi salah satu pusat perdagangan dan pelayaran di Jawa Timur dan dijadikan pusat pertahanan Belanda di wilayah Madiun dan sekitarnya dalam Perang Diponegoro (1825-1830). Perlawanan melawan Belanda yang berkobar di daerah dipimpin oleh kepala daerah setempat seperti di Madiun dipimpin oleh Bupati Kerto Dirjo dan di Ngawi dipimpin oleh Adipati Judodiningrat dan Raden Tumenggung Surodirjo, serta salah satu pengikut pangeran Diponegoro bernama Wirotani. Pada tahun 1825 Ngawi berhasil direbut dan diduduki oleh Belanda. Untuk mempertahankan kedudukan dan fungsi strategis Ngawi serta menguasai jalur perdagangan, Pemerintah Hindia Belanda membangun sebuah Benteng yang selesai pada tahun 1845, yaitu Benteng Van Den Bosch. Benteng ini dihuni tentara Belanda 250 orang bersenjatakan bedil, 6 meriam api dan 60 orang kavaleri dipimpin oleh Van Den Bosch.

Di dalam benteng ini sendiri terdapat makam K.H Muhammad Nursalim, yaitu salah satu pengikut Pangeran Diponegoro yang ditangkap oleh Belanda dan dibawa ke Benteng ini. Konon K.H Muhammad Nursalim ini adalah orang yang menyebarkan agama Islam di Kota Ngawi.

Van Den Bosch, yang notabene merupakan salah satu ikon sejarah Kota Ngawi memiliki lokasi yang mudah dijangkau wisatawan. Dari pusat kota saja hanya berjarak kurang lebih satu kilometer. Lebih mudah lagi patokan lokasinya ialah terletak kurang lebih dua ratus meter timur Pasar Besar Ngawi dan tepat di sebelah taman “Makam Pahlawan dr. Radjiman Wiedyodingrat”.

Selain dekat dengan pusat kota Bentang Van Den Bosch juga dapat dijadikan tempat lokasi berlibur untuk keluarga. Mulai memasuki area Benteng pengunjung akan menemui pintu gerbang Kompleks Batalyon Artileri Medan 12/ KOSTRAD “Angicipi Yudha” maka pengunjung dari luar Kota Ngawi akan bertanya di mana keberadaan benteng tersebut. Karena memang setelah tahun 1962, benteng ini pernah dijadikan sebagai markas Yon Armed yang berkedudukan di Rampal, Malang. Dulunya, benteng ini merupakan kawasan yang terlarang karena sempat dijadikan sebagai gudang amunisi. Akan tetapi setelah Yon Armed dipindahkan ke Jalan Siliwangi (Jalan Jrubong) lantaran kawasan benteng tersebut dipandang sudah tidak representatif lagi sebagai Kompleks Militer, kini kawasan benteng tersebut dibuka untuk umum. Harga tiket masuk sangatlah terjangkau hanya Rp 2.000 saja/orang dan untuk parkir hanya Rp 1.000 saja.

Bagi Anda yang ingin bersantai ria sambil menikmati permainan sederhana, di area Benteng Van Den Bosch juga disediakan gazebo-gazebo dan wahana permainan “Taman Labirin”. Taman Labirin merupakan area taman bermain yang berada di luar benteng. Di taman ini terlihat cukup rapi dengan penataan yang cukup go green. Di area ini pengunjung akan mendapati pula tempat-tempat sampah dengan pengelolaan yang baik, termasuk pula adanya display pembuatan kompos cair di dalamnya. Di taman ini pula kita akan melihat sistem solar cell yang dimanfaatkan guna penerangan area taman di malam hari.

[image src=”http://kampoengngawi.com/module/uploads/2014/06/benteng-pendem-sisitengah.jpg” width=”300″ height=”225″ title=”Benteng Bendem Tengah” align=”right”]

Setelah melewati pos penjaga dan Taman Labirin tiba saatnya pengunjung akan menemui objek utama perjalanan, yakni kawasan Benteng van Den Bosch. Benteng van Den Bosch secara penampakan, dibagi menjadi tiga bagian bangunan utama. Bagian paling depan, tengah, dan belakang dan secara umum memiliki gaya Castle Eropa berpadu corak Indische.

Pada bagian depan Benteng, tepat menghadap arah Barat dan memiliki posisi lebih rendah dari tanah sekitarnya. Pada bagian ini (bagian gerbang pintu masuk) tertulis tahun pembuatan benteng yang tertulis angka 1939-1945. Ada hal menarik apabila pengunjung mengamati beberapa sisi luar dari bentang. Dari sisi ini pengunjung akan mendapati adanya gundukan tanah yang notabene dibuat lebih tinggi dari bangunan benteng serta parit sepanjang 15 meter dan dalamnya 2 meter. Menurut sebagian sumber, tujuan dibuatnya gundukan tanah di sekeliling benteng yakni untuk menahan genangan banjir di masa lampau atau bisa jadi digunakan untuk mempersulit musuh memasuki kawasan benteng.

Musibah Banjir dimungkinkan sebab benteng Van den Bosch memang dibangun di sisi pinggiran tempat pertemuan dua aliran sungai besar, yakni Bengawan Solo dan Bengawan Madiun, dan penduduk sekitar biasa menyebut area tersebut dengan nama Kali Tempuk. Di bagian gerbang masuk ini pula konon dikelilingi oleh parit selebar ± 5 meter yang dahulunya dipelihara buaya buas, sehingga sulit dan berbahaya bagi tawanan dan pekerja rodi yang mencoba melarikan diri maupun pasukan pejuang yang akan menyerang.

Pada pintu gerbang utama, terdapat bekas pondasi jembatan angkat sebagai akses penghubung untuk menuju pintu gerbang depan pertama dan masih terdapat bekas gerigi katrol pengangkat jembatan.

Berlanjut di sisi tengah Benteng van Den Bosch, area ini saya rasa merupakan bagian paling luas dan paling penting dari badan Benteng van Den Bosch. Di bagian ini kita akan temui satu gerbang yang dilengkapi dengan sistem kendali kelistrikan yang terlihat sangat jadul. Selain itu terdapat pula bekas kamar-kamar serdadu di masa lalu. Di bagian tengah pula kita dapat menemui bangunan bertingkat dua dengan banyak ruangan semacam kamar besar di beberapa sisi lantai dua terdapat pula semacam jembatan yang menghubungkan tiap bagian ruangan. Namun sayang beberapa bagian dari jembatan kayu sudah rapuh dan sangat berbahaya jika dimuati pengunjung.

[image src=”http://kampoengngawi.com/module/uploads/2014/06/sumur-benteng-pendem.jpg” width=”300″ height=”225″ title=”Sumur Maut Benteng Pendem” align=”right”]

Selanjutnya tepat di sebelah selatan dari bangunan, terdapat dua buah sumur yang dahulunya digunakan oleh Belanda untuk membuang jenazah korban penangkapan (tahanan) dan para pekerja rodi sehingga menjadi sebuah kuburan massal. Tentara Hindia Belanda menangkap dan mengumpulkan Pekerja dari sekitar wilayah Ngawi, kemudian dipaksa untuk mengerjakan proyek pembangunan Benteng Van Den Bosch.

Memasuki akhir perjalanan kita akan mendapati gerbang belakang dari bangunan yang notabene bagian yang bisa juga jika diklaim sebagai bagian paling penting dari Benteng van Den Bosch. Sebab bagian belakang Benteng van Den Bosch secara langsung berhadapan dengan dua sungai besar di Jawa, yakni Bengawan Solo dan Bengawan Madiun. Pertemuan dua sungai besar tersebut dipandang sangat strategis sebab di masa lalu fungsi sungai sebagai jalur lalu lintas perdagangan yang cukup penting.

Dengan dibangunnya benteng di sisi sungai besar maka dua sisi strategis tujuan pembangunan Benteng van Den Bosch akan didapat: yakni tujuan penahan laju pejuang, serta tujuan pengawasan terhadap laju lalu lintas perdagangan jalur air. Di masa pasca kemerdekaan ada semacam isu bahwa kawasan ini pernah dijadikan kawasan pembuangan pemberontak. Dan dari cerita yang pernah terdengar dari salah satu generasi tua. Dahulu pernah beberapa senjata yang terendam di sisi dalam sungai. Secara garis besar Pintu Gerbang Belakang atau yang berada di bagian paling timur dari benteng Van Den Bosch, menghadap langsung ke arah pertemuan dua sungai besar (Bengawan Solo dan Madiun) yang dahulunya merupakan desa Ngawi Purba sebagai cikal bakal Kabupaten Ngawi. Pada gerbang ini terdapat jeruji pintu besi dan jika sudah keluar dari komplek Benteng, maka terdapat gundukan tanah dan parit.

Jika melihat penampakan Benteng van Den Bosch dengan seksama maka kita dapat mengambil suatu simpulan, bahwasanyaBenteng van Den Bosch yang dimiliki kota Ngawi merupakan salah satu warisan masa-masa kolonial bernilai histori tinggi. Selain bernilai histori tinggi Benteng van Den Bosch memiliki ciri yang sedikit berbeda dengan benteng sejenisnya. Namun nampaknya dari keadaan yang ada, rasa-rasanya belum adanya upaya yang maksimal guna dilakukan perbaikan gedung tua. Bahkan yang ada nampak seperti bangunan yang dibiarkan rusak dan banyak ditumbuhi belukar.

|Kompasiana

Tags: budayakabupaten ngawikampoengkampoeng ngawisejarahwisatawisata ngawi

Berita Terkait

Liburan Akhir Tahun 2023, Kunjungi 4 Destinasi Wisata Ngawi Ini
Wisata

Liburan Akhir Tahun 2023, Kunjungi 4 Destinasi Wisata Ngawi Ini

Sun, 24 Dec 2023
Kemenparekraf Tetapkan Bangunrejo Kidul dan Giriharjo Sebagai Desa Wisata Berkelanjutan di Kabupaten Ngawi
Kabar Nasional

Kemenparekraf Tetapkan Bangunrejo Kidul dan Giriharjo Sebagai Desa Wisata Berkelanjutan di Kabupaten Ngawi

Wed, 14 Apr 2021
Pengembangan Wisata di Sumber Air Cekok Mondol Diberi Nama Taman Cendol Dawet
Kabar Ngawi

Pengembangan Wisata di Sumber Air Cekok Mondol Diberi Nama Taman Cendol Dawet

Tue, 20 Oct 2020
Selanjutnya
Monumen Soerjo

Monumen Soerjo

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow Us

Kabar Terbaru

Pemkab Ngawi Gandeng Kejari Kawal Kebijakan Daerah dan Pengelolaan Aset

Pemkab Ngawi Gandeng Kejari Kawal Kebijakan Daerah dan Pengelolaan Aset

Wed, 22 Apr 2026
Pemkab Ngawi Lepas Ekspor Perdana Perusahaan PMA, Serap Tenaga Kerja dan Geliatkan Ekonomi

Pemkab Ngawi Lepas Ekspor Perdana Perusahaan PMA, Serap Tenaga Kerja dan Geliatkan Ekonomi

Wed, 22 Apr 2026
Wujud Transparansi dan Akuntabilitas, Kejari Ngawi Musnahkan Barang Bukti Inkracht

Wujud Transparansi dan Akuntabilitas, Kejari Ngawi Musnahkan Barang Bukti Inkracht

Tue, 21 Apr 2026

Advertorial

Bermain Game dan Berdonasi dalam PUBGM Online Tournament Season II

Bermain Game dan Berdonasi dalam PUBGM Online Tournament Season II

Thu, 07 May 2020
Rakornas Genpi 2020 Usung Tema Guyub dan Sinergi Komunitas

Rakornas Genpi 2020 Usung Tema Guyub dan Sinergi Komunitas

Thu, 03 Dec 2020
HDI dan Sekolah SPI Melawan Badai Krisis Ekonomi dengan Web Series Inspirational

HDI dan Sekolah SPI Melawan Badai Krisis Ekonomi dengan Web Series Inspirational

Wed, 07 Oct 2020
ADVERTISEMENT

Tentang Kami

KampoengNgawi merupakan Media Online yang mengedepankan kabar – kabar tentang Ngawi dari berbagi segmen, membawa suara positif dan mendidik dari Ngawi untuk dunia. Selengkapnya..

Follow us

Sekilas Ngawi

Nama ngawi berasal dari “awi” atau “bambu” yang selanjutnya mendapat tambahan huruf sengau “ng” menjadi “ngawi”.

| Sejarah Ngawi | Lambang Kabupaten Ngawi | Berita
___
Kirim Berita/Rilis/Artikel : [email protected]

  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2022 KampoengNgawi - Media Ekspresi dan Edukasi

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Wisata
  • Olahraga
  • Lainnya
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Sosial
    • Seni Budaya
    • Kuliner
    • Religi
    • Netizen
    • Tokoh

© 2022 KampoengNgawi - Media Ekspresi dan Edukasi