Umat Muslim seluruh nusantara berkumpul bersatu padu menggemakan takbir dan tahlil di Monumen Nasional (Monas) dalam sebuah Aksi SuperDamai 212 yang merupakan kelanjutan dari Aksi 411 yang telah lalu.
Ormas Islam, Pesantren, LSM, serta warga dari jawa dan luar jawa berkumpul mengikuti rangkaian Aksi Superdamai 212 yang dipimpin oleh para ustadz dan dai ternama di Indonesia ini. Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI) menjadi komando dan panitia acara yang digelar sejak pukul 8 pagi hingga usai sholat jumat.
Tak ketinggalan pula beberapa umat muslim dari Ngawi yang berbaur menyatu dengan lebih dari 3 juta umat muslim di Monas ini. Dari Ngawi Bertakbir di Aksi SuperDamai 212. Dari pantauan redaksi dan beberapa sumber umat islam yang berasal dari Ngawi ini berangkat atas inisiatif sendiri.
Beberapa umat muslim Ngawi ini langsung meluncur ke lokasi aksi, ada yang dari tempat kerja di Luwuk-Sulawesi Tengah, ada yang berangkat pribadi dari Sukabumi, dari Jogja, Surabaya, dan juga Sragen dan Solo. Mereka berbaur dan menyatu dengan warga dari seluruh penjuru negeri ini di Monas untuk mengikuti doa bersama dan tauziah dari para ulama.
Tak hanya di Jakarta, Sebuah aksi SuperDamai 212 dari umat islam di Kabupaten Ngawi juga dilaksanakan untuk memberikan pandangan dan sikap umat islam di Ngawi khususnya bagi mereka yang tidak bisa ikut berangkat ke Monas, (2/12). Bertempat di Perempatan Kartonyono, peserta aksi yang terdiri dari ormas – ormas Islam dan seluruh umat muslim di Ngawi ini menuntut keadilan bahwa penista agama yang sudah jadi tersangka harus ditangkap dan dipenjara. (cse)
































