NGAWI — Salah satu program bantuan prioritas dari pemerintah dalam situasi pandemi COVID-19 adalah Kartu Prakerja bagi mereka yang terkena dampak. Seperti halnya di kabupaten Ngawi, jumlah total penerima kartu prakerja sebanyak 1.656 orang.
Dari data Dinas Perdagangan, Perindustrian, dan Tenaga Kerja (DPPTK) kabupaten Ngawi, jumlah tersebut merupakan total dari 3 gelombang pendaftaran kartu prakerja. Para penerima kartu prakerja tersebut juga telah mendapatkan fasilitas pelatihan senilai 3,5 juta rupiah.
Akan tetapi, Kepala DPPTK Ngawi Ir. Yusuf Rosyadi, M.Si. menyampaikan bahwa lanjutan dari program kartu prakerja untuk gelombang selanjutnya belum dibuka kembali.
Sebelumnya, diberitakan bahwa Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja memutuskan untuk menghentikan paket pelatihan Program Kartu Prakerja terhitung mulai Selasa (30/6/2020) bedasarkan keputusan evaluasi bersama lembaga pelatihan Program Kartu Prakerja.
Namun demikian, paket yang dihentikan ini hanya sebagian kecil dari seluruh pelatihan yang ditawarkan, sehingga peserta pelatihan tetap memiliki kebebasan untuk memilih jenis pelatihan sesuai minat dan kebutuhan mereka.
“Penghentian paket (bundling) pelatihan tidak berdampak terhadap program Kartu Prakerja secara keseluruhan. Program Kartu Prakerja tetap berjalan sesuai arahan Komite Cipta Kerja,” tegas Panji.
(cse)
































