Kesehatan

Virus Corona Menyerang Semua Bagian Paru-Paru

JAKARTA — COVID-19 disebabkan oleh virus yang bernama Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV- 2) disebut oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyerang seluruh bagian paru-paru kita.

Kemenkes dalam keterangan persnya yang disampaikan oleh dr. Ahmad Yurianto meminta masyarakat untuk lebih hati-hati dengan memakai masker apabila ke luar rumah untuk mencegah penularannya semakin luas.

Ahmad yang juga merupakan Juru Bicara pemerintah untuk COVID-19tersebut menjelaskan bahwa virus tersebut menyerang sepanjang saluran pernapasan mulai dari rongga hidung, mulut, langsung ke paru-paru sampai ke gelembung-gelembung akhir paru.

Dalam keterangan yang disampaikan di Gedung Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Jakarta, Senin (11/05/2020), Ahmad menyebutkan bahwa SARS-CoV-2 ini tumbuh dan banyak di sepanjang dinding saluran pernapasan.

“Oleh karena itu pada orang yang di dalam tubuhnya terdapat virus corona pada saat dia batuk, bersin, berbicara, maka sebagian dari dinding saluran pernapasan ini akan terlepas ke luar bersamaan dengan percikan ludah sangat kecil yang disebut droplet,” ujarnya.

Lebih lanjut dijelaskan kembali bahwa, droplet tersebutlah yang menyebar luas ke sekitar dan bisa saja secara langsung mengenai orang lain di saluran napasnya. Seseorang yang tidak sengaja menyentuh droplet yang mengenai benda di sekitar, kemudian menyentuh mulut, hidung, atau mata, maka akan terjadilah penularan virus.

Baca Juga :   Lima Tim Pemda Ngawi Bergerak ke Pasar-Pasar Sosialisasikan Wajib Masker

Kembali diingatkan bahwa mekanisme penularan tersebut harus menjadi dasar dalam memutus rantai penularan. Salah satunya dengan mengisolasi orang yang positif Covid-19. Namun, hal tersebut dinilai tidak mudah karena banyak orang yang dalam tubuhnya terdapat virus corona tapi tanpa gejala.

Imbauan pemerintah menggunakan masker saat keluar rumah akan mencegah seseorang tertular dan menulari orang lain. Hal ini bisa memutus mata rantai penyebaran virus dan bisa mengurangi laju pertumbuhan virus.

Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kemenkes dalam rilis resminya menjelaskan bahwa adanya penambahan kasus dari hari ke hari merupakan gambaran proses penularan yang masih terus terjadi.

“Masih ada kasus positif di tengah masyarakat. Karena itu disiplin memakai masker, jaga jarak, rajin cuci tangan pakai sabun harus konsisten dilakukan,” tulis Kemenkes.

Sebagaimana diketahui, sampai dengan tanggal 11 Mei 2020, jumlah terkonfirmasi positif COVID-19 di seluruh Indonesia mencapai 14.265 kasus dengan 991 di antaranya meninggal dan 2.881 kasus telah dinyatakan sembuh. (cse)

Tags
Show More

KampoengNgawi

Media bebas yang menampilkan informasi seputar Ngawi, kabar ngawi, kabar desa, pemerintahan, pendidikan, budaya, dan lainnya. Email : redaksi@kampoengngawi.com

Berita Terkait

Kirim Komentar

Email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom yang ditandai * harus diisi

one + 7 =

Back to top button
Close