Ngawi Siap Sambut dan Miliki Doktor Matematika Baru, Wigig Waskito. Foto-RM
NGAWI – Terbilang sebagai bagian pribadi yang langka. Sudi mengembangkan kapasitas keilmuannya untuk predikat pendidik Matematika. Wigig Waskito, seorang pengajar di SMA N 1 Ngawi tepat hari ini, Rabu (18/01/2017) akan menjalani sidang disertasi S3 Pendidikan Matematikanya di Universitas Negeri Surabaya (UNESA). Hal tersebut menandakan kalau Ngawi bersiap miliki doktor baru di bidang Matematika.
Tekad Wigig untuk menempuh S3 membutuhkan banyak pengorbanan, baik dari sisi tenaga, waktu hingga biaya.
“Selama lima tahun menjalani pendidikan S3 tidak pernah sekalipun saya gunakan tunjangan sertifikasi untuk yang lain (red:selain kuliah)”, papar Wigig kepada Harian Radar Madiun, Selasa (17/01/2017) kemarin.
Dengan mengambil judul disertasi Profil Proses Berpikir Siswa SMA dalam Menyelesaikan Masalah Pemrograman Linier Ditinjau dari Kemampuan Matematika dan Gender, Pria kelahiran Lamongan tersebut mengaku dapat dukungan penuh dan motivasi kuat dari sang istri.
“Istri membantu, tak hanya sekedar motivasi, kadang juga materi bahkan sampai pinjam ke keluarga kalau mentok”, ungkapnya.
Ditambahkan oleh Wigig bahwa salah satu syarat yang harus ia penuhi untuk menyelesaikan disertasinya adalah dengan memiliki 15 referensi tulisan luar negeri. Seperti yang dilansir oleh Harian Radar Madiun, dengan tugas yang dinilai Wigig cukup berat tersebut hampir setiap malam ia menerjemahkan satu persatu referensi.
“Tidak pernah saya lepas dari buku dan referensi bahkan sampai ke toilet”, aku Wigig.
Beratnya prasyarat yang harus ia penuhi untuk menuntaskan program pendidikan S3 tersebut, ia niatkan sebagai ibadah dan pembelajaran, “Semua saya jadikan pelajaran, ini jihad fiisabilillah”, ujarnya. (ske/ern)































