Cuaca dalam 2 hari terakhir ini di Kabupaten Ngawi memang tergolong cukup ekstrim. Angin kencang yang menerjang sejumlah wilayah di Ngawi mengakibatkan beberapa bangunan roboh. Kemarin ada rumah roboh di Desa Tawun, hari ini (Rabu 08/02) atap/membran penutup lapangan tenis di Alun-alun Ngawi terkena imbas cuaca yang sangat tidak bersahabat ini.
Pemkab Ngawi telah memastikan bahwa kerugian dari robohnya atap lapangan tenis ini bernilai ratusan juta rupiah. Angin kencang telah membuat atap lapangan tenis porak poranda.
Angin Kencang di Ngawi Dampak Low Pressure. Berdasarkan data dari release bernomor KT 304/236/II/MJUD – 2017 yang diterbitkan oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Klas 1 Juanda Surabaya kemarin, 07/02, disampaikan adanya pusat tekanan rendah (Low Pressure) yang terdapat di Samudera Hindia sebelah barat benua Australia sebesar 990mb pada 7 Februari 2017 yang mengakibatkan wilayah Jawa Timur secara umum mengalami peningkatan kecepatan angin.
BMKG Juanda memang telah menghimbau kepada seluruh masyarakat Jatim agar mengurangi aktifitas di luar ruangan, menghindari bangunan semi permanen, papan reklame, baliho, maupun pohon besar.(kn/cse)
































