Kabar NgawiPolitik

Kami Bersama Untuk OK Jilid II

Pasangan incumbent Budi ‘Kanang’ Sulistyono – Ony Anwar (OK) tampaknya tak percaya diri (pede) dengan kendaraan politik untuk macung di pilkada Ngawi 2015. Terbukti, OK yang hampir pasti diusung PDI Perjuangan dan PAN justru melamar ke Partai NasDem. Sekitar pukul 10.30 kemarin (6/3), Kanang-Ony menyerahkan berkas pendaftaran ke DPC Partai NasDem di Jalan S Parman.

Berselang tiga jam kemudian giliran Jumirin yang sebelumnya dikabarkan macung bupati melalui jalur independen ikut mendaftarkan diri ke DPC Partai NasDem. Namun kepala desa (kades) Klitik itu tidak didampingi bakal calon wakil bupati (bacawabup). Fenomena politik ini sekaligus sudah mulai membuka peta pilkada Ngawi. Yakni, Kanang-Ony sudah pasti berduet. Sedangkan, Jumirin sudah memberanikan diri sebagai penantang meski belum punya pasangan bacawabup.

Seperti dilansir RadarLawu dan Radar Madiun , Budi ‘Kanang’ Sulistyono menjelaskan berkas pendaftaran yang diserahkan ke Partai NasDem itu sebagai syarat. Ini tahapan yang harus dilalui, karena ada sinyal Partai NasDem ikut sama-sama mengusung pasangan OK. ‘’Terserah NasDem nanti keputusannya seperti apa, apakah jadi mau mengusung kami atau tidak,’’ ujarnya yang juga ketua DPC PDIP Ngawi itu.

Kata dia, dirinya mendaftar bersama Ony Anwar yang menjadi bacawabupnya. Ini sekaligus bisa menepis rumor ‘perceraian’ pasangan OK. Dijelaskan, dirinya sudah merasa nyaman bersama Ony Anwar selama memimpin Ngawi pada periode 2010-2015. Dengan terjalin apiknya chemistry itu, keduanya sepakat macung kembali untuk periode 2015-2020. ‘’Ini sudah menjadi kesepakatan saya dengan Mas Ony, kami bersama untuk OK Jilid II,’’ ujarnya.

Baca Juga :   Banyak Potensi Investasi di Ngawi

Kanang mengatakan semakin banyak diusung maupun didukung partai politik (parpol) itu kian baik. Itu dibuktikan dengan berhasilnya pasangan OK yang memenangi pilkada Ngawi pada tahun 2010. Saat gelaran hajatan lima tahunan itu, pasangan OK diusung Golkar, PDIP, PAN dan PKS. Dia menuturkan, pasangan OK ingin mengulang kembali kemenangan itu. Strateginya dengan menggalang kekuatan jumlah parpol yang mengusung maupun pendukung. ‘’Sebeliknya bagi kami semakin banyak kompetitor dalam pilkada juga bagus, di tahun 2010 kan ada lima pasangan,’’ ujarnya.

Senada disampaikan Ony Anwar, pendaftaran ke Partai NasDem ikut menjawab rumor perpecahan pasangan OK. Yang jelas, dirinya sudah sepakat menjadi satu paket bersama Kanang untuk macung di pilkada. ‘’Jadi kalau dulu ada kabar yang menyebut saya mau maju sendiri, sekarang terjawab,’’ ujar wabup incumbent itu.

Ony mengatakan pasangan OK ingin memanfaatkan peluang dari Partai Nasdem yang membuka pendaftaran cabup-cawabup yang ingin maju ke pilkada serentak bulan Desember mendatang. ‘’Kalau ada peluang, kenapa tidak diambil ? Sekalian kita buka jalur ke Partai Nasdem,’’ jelasnya.

Disinggung terkait Kades Klitik Jumirin yang ikut mendaftar sebagai bacabup ke Partai NasDem, Ony menjawab diplomatis. Menurutnya siapa pun berhak mendaftar asal sudah memenuhi persyaratan. ‘’Sah-sah saja karena sekarang kan sudah demokratis,’’imbuhnya.

Sementara, Jumirin mengaku optimistis dalam pilkada Ngawi. Meski yang bakal dihadapi hampir pasti pasangan incumbent Kanang-Ony (OK). Pria yang baru dua tahun menjabat kades itu sudah berkoar dengan visi misinya dengan membina moral dari sisi birokrasi dan meningkatkan pendapatan daerah, terutama dari sektor pertanian. ‘’Memang berat karena melawan pasangan incumbent. Tapi saya tetap akan maju,’’ ungkapnya.

Baca Juga :   Peluang Cabub Independen di Pilkada Ngawi

Jumirin mengaku sudah menyiapkan strategi lain jika gagal mendapat rekomendasi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Nasdem. Seperti menggalang dukungan dari masyarakat maupun pihak lain. Opsinya bisa melalui jalur independen. ‘’Kalau misalnya gagal ya tidak apa-apa. Yang penting saya maju dulu,’’ cetusnya.

Sementara, Ketua Bidang Pemilu dan Hubungan Eksekutif Legislatif DPC Partai Nasdem Ngawi Habib Assegaf menjelaskan pendaftaran cabup-cawabup dibuka sejak 1 Maret hingga pukul 00.00 tadi malam. Kata dia, berkas pendataran dua cabup dan satu cawabup tersebut akan langsung dikirim ke Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasdem Jawa Timur. Kemudian diteruskan ke DPP di Jakarta. ‘’Sebenarnya ada satu lagi dari internal partai, tapi sampai sekarang belum mengembalikan formulir,’’ paparnya.

Habib mengatakan prosedur dan mekanisme pendaftaran persis yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU). Bedanya hanya dilakukan internal partai. Dijelaskan, ketiga pendaftar itu nantinya bakal disurvei DPP dengan poin penilaian antara lain elektabilitas, kredibilitas dan ketokohan. ‘’Sekitar dua bulan disurvei. Kemudian nanti DPP memberikan rekomendasi mana yang layak maju sebagai cabup-cawabup,’’ bebernya.

|Images: Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Ngawi 2010/2015

Tags
Show More

KampoengNgawi

Media bebas yang menampilkan informasi seputar Ngawi, kabar ngawi, kabar desa, pemerintahan, pendidikan, budaya, dan lainnya. Email : redaksi@kampoengngawi.com

Berita Terkait

Kirim Komentar

Email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom yang ditandai * harus diisi

fourteen − 13 =

Back to top button
Close