Sebagai bentuk Tri Dharma Perguruan Tinggi, UMM (Universitas Muhammadiyah Malang) dengan diadakannya program KKN (Kuliah Kerja Nyata) yang tersebar di beberapa Kabupaten se Jawa Timur dan terbagi menjadi beberapa kelompok. Salah satunya adalah kelompok KKN 87 yang berlokasi di Kabupaten Ngawi, Kecamatan Jogorogo, Desa Jaten. Program KKN yang bersifat Problem Solver di mana program-program kerja yang dirancang mampu menyelesaikan persoalan yang ada di desa tersebut.
Salah satu program yang telah terlaksana pada 4 Juli 2014 pukul 20.15 – 22.15 WIB adalah penyuluhan Manajemen Organisasi Karang Taruna Desa yang didukung oleh DISPARIYAPURA (Dinas Pariwisata, Budaya, Pemuda dan Olah Raga) Kabupaten Ngawi. Pemateri diisi langsung oleh Kepala Bidang Pemuda dan Olah Raga, Bapak Drs.M.Didik Tri Tjahjono, M.M. Acara ini dihadiri oleh 30 orang peserta. Kebetulan juga, Karang Taruna Desa Jaten di Dusun Jetis baru saja dibentuk, sehingga membutuhkan dorongan dan motivasi dalam melaksanakan tugas untuk menjadikan Desa Jaten lebih maju di berbagai hal.
Bertempat di rumah Kasun (Kepala Dusun) Jetis, acara tersebut berlangsung secara komunikatif. Banyaknya anggota Karang Taruna Desa yang antusias, membuat acara tersebut menjadi interaktif. Sebab, peserta dapat bertanya ataupun berkeluh kesah mengenai persoalan Karang Taruna Desa secara langsung pada pakar yang menanganinya. Tampak berbagai macam respon positif yang dilontarkan oleh para peserta.
Didik menyatakan bahwa banyaknya program yang akan dilaksanakan oleh DISPARIYAPURA khususnya bidang Pemuda dan Olah Raga harus disesuaikan dengan minat dan bakat. Program yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini adalah pengadaan alat-alat perbengkelan, khususnya roda dua dan ketrampilan membatik bagi pemuda-pemudi yang putus sekolah.
Program tersebut bertujuan untuk menjadikan pemuda-pemudi yang putus sekolah menjadi seorang wirausahawan dan wirahusahawati yang mempunyai kemandirian dan tentunya dibekali dengan ketrampilan di bidang tersebut.
Kordes (Koordinator Desa) KKN 87, Ilham Maulana, menyatakan bahwa dengan adanya penyuluhan program kerja tersebut, diharapkan mampu menjalin hubungan komunikasi yang lebih intensif antara Karang Taruna Desa Jaten dengan pihak Pemerintah Kabipaten Ngawi, khususnya di bidang Pemuda dan Olahraga. Sehingga dapat menjadikan Desa Jaten menjadi desa yang berdaya guna baik, baik dari segi Sumber Daya Manusia (SDM) maupun Sumber Daya Alam (SDA). (fredo/kkn_87)
| InfoNgawi | kkn87
































