Pemerintah Kabupaten Ngawi memperkuat pelayanan publik melalui pendampingan terpadu bagi salah satu warga yang terdampak musibah kebakaran di Dusun Cumbelut, Desa Semen, Kecamatan Paron. Upaya cepat ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk memastikan pemulihan berjalan optimal, baik dari sisi kebutuhan darurat maupun pemenuhan hak administratif.
Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko (Antok) turun langsung ke lokasi pada Selasa (25/11/2025), didampingi unsur BPBD, Dinas Sosial, Dinas Perkim, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Banser, serta perangkat desa. Kehadiran tersebut merupakan langkah pemerintah memastikan bahwa penanganan awal berlangsung cepat, tertib, dan melibatkan seluruh unsur terkait, mulai dari pembersihan sisa material hingga pendataan tingkat kerusakan.
Sebagai dukungan awal, pemerintah daerah menyalurkan bantuan tunai melalui program tanggap bencana. Selain itu, koordinasi dengan Baznas dan sejumlah lembaga donatur turut dilakukan untuk memperluas dukungan pemulihan, khususnya terkait kebutuhan hunian layak bagi warga terdampak.
Pemkab Ngawi juga memberikan perhatian khusus terhadap pemulihan administrasi. Pemerintah memastikan korban mendapatkan pendampingan penuh dalam pengurusan ulang dokumen-dokumen penting yang rusak. Pendampingan tersebut meliputi penerbitan surat keterangan musibah dari pemerintah desa dan kepolisian sebagai dasar legal, hingga fasilitasi layanan di Dinas Pendidikan, BPN, Polres, dan Samsat guna mempercepat penerbitan kembali dokumen resmi.
Antok menegaskan komitmen pemerintah dalam memastikan proses pemulihan berjalan tanpa hambatan.
“Kami akan terus membantu dan mendampingi korban, terutama terkait dokumen administratif yang hilang. Pemerintah memastikan prosesnya berjalan mudah, cepat, dan tuntas,” ujarnya.
Melalui langkah terpadu ini, Pemerintah Kabupaten Ngawi kembali menegaskan peran aktifnya dalam memberikan perlindungan dan pelayanan publik yang responsif, khususnya bagi warga yang mengalami musibah.
Telah Dilihat : 3































