Pendidikan

Mahasiswa KKN Unesa di Ngawi Ciptakan Lagu Edukasi Cuci Tangan sebagai Penunjang PHBS

NGAWI — Mahasiswa sebagai agen of change tentu tergerak untuk melakukan perbaikan-perbaikan perilaku masyarakat dan menumbuhkan kesadaran dalam berperilaku sehat khususnya dalam kondisi pandemi COVID-19 saat ini.

Salah satu upaya yang dapat dilakukan dalam mencegah penyebaran virus corona saat ini adalah dengan melakukan Pola Hidup Bersih dan Sehat dan mematuhi protokol kesehatan dengan disiplin.

Sedikitnya 11 mahasiswa Universitas Negeri Surabaya (Unesa) asli Ngawi melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) berharap mampu berpartisipasi dan memberikan solusi di tengah masyarakat yang mengalami situas pandemi ini.

Dibimbing oleh Putri Aisyiyah Rachma Dewi, M.Med.Kom, mahasiswa Unesa melakukan KKN di dusun Gentong Lor, desa Gentong, kecamatan Paron, kabupaten Ngawi dengan tujuan menumbuhkan jiwa kesadaran dan memperbaiki perilaku yang kurang tepat saat pandemi COVID-19.

KKN Mahasiswa Unesa yang merupakan kelompok Ngawi 1A tersebut diselenggarakan mulai tanggal 1 sampai dengan 31 Juli 2020 dengan salah satu programnya adalah mengajak masyarakat untuk lebih giat melakukan PHBS di saat pandemi.

Tidak hanya itu, masa pandemi yang berkepanjangan menjadi salah satu alasan masyarakat untuk enggan memakai masker. Termasuk anak-anak yang masih kurang memiliki pemahaman mengenai bahayanya virus corona dan merasa bahwa ruang gerak mereka dibatasi.

Baca Juga :   Membangun Ngawi Melalui Forsmawi

Salah satu program KKN kelompok Ngawi 1A adalah membuat sebuah lagu sederhana mengenai cara cuci tangan pakai sabun dengan judul “Bilas-bilas.” Lagu tersebut diciptakan oleh Harendo salah satu anggota mahasiswa KKN.

Menurutnya Harendo, pendekatan menggunakan lagu kepada anak-anak merupakan salah satu cara mengajak mereka untuk terus melaksanakan PHBS. Lagu bisa meningkatkan daya ingat dan meningkatkan psikomotorik seperti bergerak, menari, sehingga dapat mengembangkan kemampuan koordinasi.

“Dari lagu kita bisa lebih mudah untuk menyampaikan informasi dan lebih mudah untuk mengingat, menerapkan sehingga diharapkan dapat tumbuh menjadi sebuah karakter baru yang baik,” terangnya.

Lebih lanjut ia pun menyampaikan bahwa lagu bilas-bilas memiliki lirik yang mudah dihafalkan, sehingga mempermudah pengaplikasiannya setiap hari. Melalui lagu pula, informasi yang disampaikan lebih mudah dilakukan.

“Pemilihan nada yang tepat juga akan membuat semangat anak-anak menjadi lebih baik sehingga pendekatan dengan lagu sangat cocok dilakukan kepada anak-anak,” imbuhnya.

Kelompok 1A KKN Ngawi tersebut terdiri dari mahasiswa jurusan pendidikan, program kerja lain yang dilaksanakan adalah mendirikan rumah belajar. Dengan rumah belajar diharapkan memberikan tempat anak-anak untuk belajar dan berkumpul.

Baca Juga :   Jadilah yang Terdepan untuk Menuju Kampus Impian dalam Forsmawi Education Fair 2020

“Dari rumah belajar, anak-anak bisa menambah wawasan, bermain serta menuntut ilmu dikala pandemi COVID-19 mengingat kegiatan belajar di sekolah saat ini masih dibatasi,” terang tim KKN kepada redaksi.

Selain itu, dengan adanya rumah belajar tersebut akan mampu mengasah keterampilan mengajar bagi setiap anggota KKN, mengasah sifat sabar menghadapi anak-anak, berkreasi dalam pembelajaran, serta menumbuhkan kreativitas.

Tentunya setiap kegiatan yang dilakukan di rumah belajar tetap memperhatikan protokol kesehatan seperti mencuci tangan dengan sabun sebelum acara dimulai, memakai masker, dan jaga jarak.

Dari rumah belajar inilah, kelompok Ngawi 1A KKN Unesa membantu tugas anak-anak dan sekaligus pengganti guru untuk mengajarkan pelajaran, termasuk membantu orang tua yang kesusahan dalam pembelajaran daring.

Kelompok Ngawi 1A KKN Unesa pun berharap melalui kegiatan-kegiatan yang dilakukan dapat membantu masyarakat dan meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa pentingnya gaya hidup sehat agar terhindar dari penyebaran virus corona. (*/kn)

Tags
Show More

KampoengNgawi

Media bebas yang menampilkan informasi seputar Ngawi, kabar ngawi, kabar desa, pemerintahan, pendidikan, budaya, dan lainnya. Email : redaksi@kampoengngawi.com

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

three × four =

Back to top button
Close