NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Budi “Kanang” Sulistyono, wakil ketua Tim Pemenangan Daerah (TPD) Jawa Timur Ganjar-Mahfud MD, menyalurkan hak pilihnya di tempat pemungutan (TPS) 07, Kelurahan Margomulyo, Kecamatan/Kabupaten Ngawi.
Lokasinya hanya berjarak sekitar 100 meter dari rumah Kanang, sapaan akrab Budi Sulistyono. Dengan penuh semangat, ia berangkat menggunakan hak suaranya, Rabu (14/2) kemarin.
Hasil penghitungan di TPS 07 tempat Kanang mencoblos itu menunjukkan pasangan Prabowo-Gibran meraih suara terbanyak. Unggul atas paslon Ganjar-Mahfud dan Anies-Amin.
Baca Juga: Hasil Pilpres 2024 di Madiun Raya Versi Kawal Pemilu, Prabowo-Gibran Sementara Unggul
“Posisi pertama paslon Prabowo-Gibran, lalu Ganjar-Mahfud, dan terakhir Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar,’’ kata Ayu Wulan Kumalasari, ketua KPPS 07, Kelurahan Margomulyo.
Penghitungan suara Pilpres di TPS 07 berlangsung satu jam, dimulai sekitar pukul 13.30 WIB.
Hasilnya, pasangan Prabowo-Gibran unggul dengan perolehan 92 suara. Sementara Ganjar-Mahfud di posisi kedua dengan koleksi 59 suara.
Dengan demikian selisihnya 33 suara. Adapun paslon Anies-Muhaimin mengumpulkan 40 suara.
“Dari total 249 DPT (daftar pemilih tetap), hanya 199 pemilih yang datang. Surat suara sah 191 dan delapan tidak sah,’’ ungkapnya.
Baca Juga: Prabowo-Gibran Menang Telak di TPS SBY, Unggul Sementara di Kabupaten Pacitan
Dimintai tanggapan ihwal hasil pemungutan suara di “kandangnya”, Kanang mengaku bimbang.
Mantan bupati Ngawi dua periode itu bertanya-tanya masyarakat memilih sesuai pilihan hati. Atau karena pesanan maupun intimidasi dari pihak tertentu.
“Karena analisa hitungan internal, pasangan Ganjar-Mahfud unggul dan PDI Perjuangan masih menjadi harapan masyarakat untuk menitipkan aspirasi,’’ ucapnya.
































