NGAWI — Ratusan karyawan PT Dewi Murni Abadi Mitra Produksi Sigaret (MPS) yang berlokasi di Karangjati mengikuti rapid test massal yang diselenggarakan oleh tim dari Dinas Kesehatan kabupaten Ngawi, Kamis (11/06/2020).
Mulai jam 7 pagi, sedikitnya ada 895 karyawan PT Dewi Murni Abadi (MPS) yang menjalani rapid test guna mengantisipasi adanya penyebaran COVID-19. Hasilnya, seluruh karyawan PT Dewi Murni Abadi dinyatakan non-reaktif.
Selain rapid test, kegiatan yang ditinjau langsung oleh Bupati Ngawi dan didampingi Kepala Dinas Kesehatan tersebut sekaligus sebagai media penyampaian imbauan untuk lebih waspada dan menjalankan protokol kesehatan pencegahan COVID-19 secara disiplin menghadapi persiapan new normal.
Bukan hanya untuk karyawan saja, namun imbauan tersebut diminta untuk dijalankan kepada seluruh keluarga salah satunya dengan selalu menggunakan masker, menjaga jarak, serta mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir.
Sebagaimana diketahui, berdasarkan data terbaru 10 Juni 2020, update terkonfirmasi positif COVID-19 di kabupaten Ngawi sebanyak 16 kasus dengan rincian 4 orang masih dirawat dan 12 lainnya telah dinyatakan sembuh.
Upaya dan langkah pencegahan yang dilakukan oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Ngawi saat ini adalah menyisir semua kemungkinan klaster yang berpotensi terjadinya penyebaran virus dengan rapid test, sehingga bisa langsung ditindaklanjuti dengan cepat jika ada yang reaktif.
Selain di PT Dewi Murni Abadi yang berlokasi di Karangjati, rapid test massal hari ini juga diselenggarakan di PG Soedhono di Geneng dengan target 758 karyawan. (cse)































