Kabar Ngawi

Edutrip SDN Pangkur 1 Menambah Pengetahuan Wisata dan Khasanah Keilmuan

NGAWI — Kekayaan budaya, kuliner, dan pariwisata yang luar biasa memang dimiliki oleh kabupaten Ngawi. Sayangnya masih belum semua warga Ngawi mengetahui sejarah dan kebudayaan tersebut. SDN Pangkur 1 (Esdekursa) bersama KampoengEdukasi meng-explore beberapa pariwisata yang ada di Ngawi Edutrip satu hari, Kamis (15/11/2018).

Sedikitnya 24 siswa dari SDN Pangkur 1 mengikuti sebuah trip spesial yang tidak hanya sekadar rekreasi. KampoengEdukasi sebagai penyedia Edutrip pertama di Ngawi ini mengemas sebuah perjalanan sehari dengan memberikan pengetahuan terkait pariwisata, budaya, kuliner, serta budaya Ngawi yang dilewati oleh trip ini.

Peserta Edutrip didampingi oleh guide/pemandu berpengalaman dari KampoengEdukasi. Dimulai dari Taman Wisata Tawun, KampoengEdukasi menjelaskan sejarah dan budaya yang ada di Tawun. Mengenalkan upacara adat “Keduk Beji” yang ternyata hampir semua peserta belum pernah tahu prosesi adat keduk Beji.

Kemudian peserta Edutrip begitu bangga dan senang karena Ngawi memiliki icon baru berupa Tugu Gading Menjuntai di perempatan Kartonyono Ngawi. Sebelum menyaksikan tugu, mereka saling menerka jumlah gading penyangga. Dan beberapa nampak bersorak karena telah menjawab dengan benar, gading penyangga ada 7 buah yang menopang gading emas. Saat melewati tugu ini, pemandu juga mengenalkan kepada peserta asal-usul nama Ngawi.

Baca Juga :   Kanang Tetap Komitmen Restorasi Kepatihan

Berlanjut ke Monumen Soerjo, peserta dikenalkan tentang sosok Gubernur Pertama Provinsi Jawa Timur ini. Tidak hanya monumen saja, terdapat taman dan beberapa rusa di area monumen ini. Peserta diajak memberi makan rusa, meski hanya beberapa saat namun peserta senang bisa mengenal hewan rusa.

Dari Monumen Soerjo, peserta langsung menuju desa wisata Kuniran, Sine. Peserta diajak berkenalan dengan kambing etawa, belajar di peternakan burung, dan seni karawitan sanggar “Omah Swara” yang terletak di belakang pasar Sine. Para siswa kelas 4 SDN Pangkur 1 ini begitu familiar dengan alat-alat musik tradisional di sanggar tersebut, karena merupakan salah satu ekstra kurikuler di sekolahnya.

Edutrip SDN Pangkur 1 Menambah Pengetahuan Wisata dan Khasanah Keilmuan. Nampak para peserta yang notabene masih anak-anak ini ternyata sangat bersemangat belajar wisata dan budaya, pemandu dari KampoengEdukasi yang begitu piawai menceritakan dan memberikan pembelajaran istimewa menambah asyik suasana Edutrip kali ini. Kegiatan berlanjut di Embung Kuniran yang merupakan salah satu wisata pilihan di kabupaten Ngawi.

Baca Juga :   Kemenpar Berikan Bimtek Sinkronisasi Promosi Pariwisata Pasar Asia Pasifik dan Amerika di Ngawi

Edutrip berakhir di benteng Van Den Bosch, selain belajar sejarah para peserta juga diajak berziarah ke makam KH Muhammad Nursalim. Makamnya di salah satu sudut benteng Van Den Bosch (benteng Pendem) beliau adalah salah satu pahlawan yang turut berjuang untuk Ngawi. Selain itu KampoengEdukasi juga mengajak peserta untuk Cinta Wisata Ngawi. (fri/cse)

Tags
Show More

KampoengNgawi

Media bebas yang menampilkan informasi seputar Ngawi, kabar ngawi, kabar desa, pemerintahan, pendidikan, budaya, dan lainnya. Email : redaksi@kampoengngawi.com

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4 × five =

Back to top button
Close